5.200 Surat Suara Pemilu Dikeroyok Dilipat

oleh -36 views
Bupati Muharram meninjau persiapan yang dilakukan penyelengara menjelang pemilu. Ia berharap agar masyarakat dapat menggunakan hak pilih dan menjaga persatuan tetap terjaga.

TANJUNG REDEB, beritakaltim.co- Untuk memastikan proses Pemilu 2019 berjalan lancar dan aman, Bupati Berau H Muharram S.Pd M didampingi Wakil Bupati Berau, H Agus Tantomo bersama penyelenggara pemilu dan forkopimda, Selasa (16/4) malam, meninjau surat suara yang disimpan di GOR Taruna atau Gedung Graha Pemuda. Namun sayang, setidaknya ada sekitar 5.200 lebih surat suara yang belum dilipat, sementara waktu sudah mendekati deadline.

Dan kondisi ini pun membuat Bupati Muharram dan Wabup Agus harus turut mencari solusi, untuk mencari tambahan relawan membantu melipat surat suara. Mengingat Surat suara yang dikirim dari Balikpapan tersebut baru tiba di Berau pada Selasa (16/4) malam sekira Pukul 22.00 Wita untuk dilakukan penyortiran dan pelipatan oleh relawan.waktu yang tersisa hanya tinggal beberapa jam, setidaknya semua surat suara tersebut pagi sebelum pukul 07:00 harus berada di 11 TPS yang belum menerima surat suara.

Ketua KPU Berau, Budi Harianto malam itu kepada Bupati Muharram mengaku tidak begitu paham penyebab keterlambatan pengiriman logistic pemilu tersebut. Budi juga mengakui masih ada kekurangan surat suara sekitar 2.339 lembar yang masih tertinggal di Balikpapan, namun pihaknya mengupayakan untuk memenuhi kekurangan surat suara dengan cara mengambil surat suara cadangan dari masing-masing TPS.

“ Lima kotak yang ketinggalan di Balikpapan, itu untuk surat suara DPD dan DPR RI. Untuk DPD 1.000 surat suara , dan DPR RI 1.339 surat suara,” urainya.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Berau, Tamjidillah Noor yang juga berada di lokasi penyortiran surat suara mengakui surat suara tidak mencukupi, sehingga dimungkinkan dilakukan pencoblosan susulan.

Penyebabnya kemungkinan karena kepengurusan cargo di Balikpapan, dan jika memang surat suara masih kurang, dimungkinkan ada pencoblosan susulan. Saat ini kami masih melakukan penghitungan ulang,” ungkapnya

Sementara Wakil Bupati Berau Agus Tantomo mengatakan tertinggalnya 5 kotak suara di Balikpapan tentu menghambat proses pencoblosan di Berau. Dan bisa dipastikan akan ada pencoblosan susulan.

Bupati Muharram pun mengatakan, pentingnya menyalurkan suaranya pun berbondong-bondong mendatangi TPS, dan menanyakan kepada Ketua KPPS tentang tidak adanya surat undangan mencoblos tersebut.

Bukan hanya soal undangan mencoblos. Lambatnya pendataan pemilih pada pemilu kali ini juga terlihat dari adanya sejumlah pemilih yang tercatat satu keluarga memilih di tempat berbeda-beda.

Karena itu, Bupati Muharram dan Wabup Agus pun memutuskan turun tangan, hingga surat suara yang baru tiba dari Balikpapan tersebut harus langsung dilakukan pelipatan.

Akhirnya, dengan adanya tambahan 20 orang, ditambah relawan 25 orang, akhirnya sekitar pukul 05:00 surat suara yang baru datang tersebut semua selesai, dan langsung didistribusikan ke masing – masing TPS. #adv/mar