Tajak Sumur Bor Eksplorasi Bella-3 Diresmikan Bupati Berau

oleh -253 views
Saat melakukan peresmian Tajak Sumur Bor.

TANJUNG REDEB, beritakaltim.co- Kabupaten Berau memiliki potensi kandungan minyak dan gas bumi. Saat ini potensi tersebut dieksplorasi kontraktor kontrak kerjasama sama SKK Migas-Caelus Energy South Bengara II Ltd. Bupati Berau H Muharram S.Pd MM melakukan  tajak sumur bor menandai eksplorasi migas dengan nama Bella-3.

Pada acara yang ditandai dengan pemukulan gong di area pengeboran di Kilometer 15 Kelurahan Gunung Tabur,  Senin (8/4), Bupati disaksikan  General Manager Caelus Energy South Bengara II Ltd, Imam Setiawan dan Perwakilan SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi, Saifuddin. Ada juga unsur forum koordinasi pimpinan daerah (Forkimda) serta organisasi perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Berau.

Tajak sumur bor eksplorasi Bella-3 di Gunung Tabur, merupakan eksplorasi ketiga di Kabupaten Berau. setelah sebelumnya dilakukan di Kampung Birang dan Kelurahan Teluk Bayur pada tahun 2013 hingga tahun 2014 lalu.

Pengeboran sumur eksplorasi Bella-3 disampaikan General Manager Caelus Energy South Bengara II Ltd, Imam Setiawan untuk memastikan kandungan cadangan yang sebelumnya sudah ditemukan cadangan gas pada sumur eksplorasi Bella-1.

“Hasil eksplorasi ini akan dilakukan studi untuk memastikan berapa kandungan dari lapangan Bella-3 ini, Kami mohon restu agar pengeboran ini berjalan dengan lancar,” ungkapnya.

Sementara perwakilan SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi, Saifuddin, menyampaikan bahwa kegiatan hulu migas merupakan kegiatan negara yang dilaksanakan oleh kontraktor untuk mengeksplorasi kandungan dan menghitung kandungan migas untuk selanjutnya bisa dikembangkan. Kegiatan hulu migas ini disampaikannya dalam rangka menambah cadangan minyak dan gas nasional.

“Jika explorasi ini berjalan baik dan hasilnya 100 persen dari yang diproyeksikan, berarti kita ada tabungan,” ungkapnya.

Hulu Migas disebutkannya akan ada manfaat bagi daerah, diantaranya dana bagi hasil bagi daerah baik provinsi maupun kabupaten saat nantinya berproduksi. Selain itu disampaikannya akan ada fee 10 persen bagi badan usaha milik daerah (BUMD) provinsi yang nantinya ditanggung oleh investor. Sehingga Pemerintah daerah tidak lagi perlu menanggung biaya BUMD.

“Selain itu juga ada pajak pajak daerah, pengembangan bisnis lokal, terbukanya lapangan kerja dan program CSR dari manfaat hulu migas. Termasuk pemenuhan gas untuk energi listrik dan jaringan gas rumah tangga,” jelasnya.

Bupati Berau, H Muharram S.Pd MM , menyambut baik pelaksanaan eksplorasi sumur gas Bella-3 yang dimulai di Kabupaten Berau. Bumi Batiwakkal disampaikannya memiliki potensi migas yang tentunya akan sangat bermanfaat dan menjadi harapan masa depan Kabupaten Berau.

“Kita berharap dengan eksplorasi ini nanti akan ditemukan gas dan minyak bumi yang signifikan, karena ini tentu akan menjadi anugerah bagi Kabupaten Berau,” ucapnya.

Pemerintah Daerah disampaikan Muharram, mensuport kegiatan strategis nasional yang dilakukan Kementerian ESDM melalui SKK Migas dalam rangka menyiapkan cadangan migas nasional. Muharram berharap kegiatan ini mendapat dukungan dari pemangku kepentingan dan masyarakat Kabupaten Berau agar pelaksanaan eksplorasi ini berjalan dengan baik.

“Tentu nanti akan banyak dampak bagi peningkatan ekonomi masyarakat dari kegiatan ini,” pungkasnya.adv/mar