BeritaKaltim.Co

Pemilu di Berau: Terkendala Surat Suara Sampai Jokowi -Mar’uf Raih 60 Persen

TANJUNG REDEB, beritakaltim.co- Proses pemilu serentak 2019 hingga saat ini masih terus berlangsung, masing – masing kabupaten/kota masih melakukan perhitungan suara. Guna mengetahui sejauh mana hasil proses penyelenggaraan Pilpres, DPD dan Pileg di kabupaten dan kota, Pemprov Kaltim, Kamis ( 18/4) siang, kembali melakukan video conference (vidcon).

Vidcon tersebut di Ruang Heart of Borneo lantai 2 Kantor Gubernur Kaltim dipimpin Kepala Badan Kesbangpol Kaltim, Yudha Pranoto didampingi Kadis Kominfo Kaltim, Diddy Rusdiansyah serta Komisioner KPU Kaltim, Mohasan Ajib.

Sementara itu, Pemkab Berau yang dipimpin Wakil Bupati Berau, H Agus Tantomo bersama penyelenggara pemilu dan Forkopimda melakukan vidcom di ruang Bupati. Vidcon diawali Kabupaten Kutim, kemudian Mahulu, Paser, Kubar, Penajam Paser Utara, Bontang, Berau, Samarinda, Balikpapan dan terakhir Kutai Kartanegara.

Ketika Kabupaten Berau mendapat giliran untuk memberikan informasi perkembangan situasi dan kondisi pasca pencoblosan pesta demokrasi lima tahunan ini, Wabup Agus menjelaskan, bahwa proses pelaksanaan pemilu sedikit terkendala, adanya keterlambatan pendistribusian logistik, khususnya surat suara yang tertahan di Balikpapan, hingga mengakibatkan 11 TPS di Kabupaten Berau terpaksa harus menyelenggarakan pemilu susulan. Ungkap Wabup Agus.

Sementara itu pihaknya juga menjelaskan jumlah pemilih di Kabupaten Berau, yakni sebanyak 150.228 orang. Tingkat partisipasi masyarakat untuk menyalurkan hak suaranya di TPS hingga kini masih sebagaian, yakni sekitar 56 persen. “ Tetapi ketika hari pencoblosan kemarin, ada beberapa TPS masih kekurangan surat suara. Tapi kami meyakini partisipasi masyarakat yang menggunakan hak suaranya melebihi 75 persen,” jelas Wabup Agus.

Sedangkan untuk perolehan suara Pilpres menurut perhitungan sementara, pasangan Jokowi – Ma’ruf unggul 60 persen suara. Sedangkan perolehan sementara untuk pasangan Prabowo – sandi memperleh 40 persen suara.

“Sedangkan untuk perolehan suara DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Berau hingga kini belum dapat kami informasikan, dikarenakan hingga saat ini masih dalam proses perhitungan suara, disisi lain rata – rata surat suara 80 persen masih berada di masing – masing TPS,” urainya.

Dalam kesemptan itu pula Kepala Badan Kesbangpol Kaltim, Yudha Pranoto mengatakan, bahwa menurut catatannya Kabupaten Berau proses perhitungannya akan mengalami keterlambatan. Namun demikian, kata Yudha, tetap berharap partisipasi masyarakat Berau dalam proses pemilu ini mencapai 75 persen ke atas, dan situasi Kabupaten Berau tetap aman terkendali.

Usai melakukan vidcom, Wabup Agus kepada wartawan menjelaskan, bahwa pemilu susulan tidak bisa dihindari, dan harus dilaksanakan di 11 TPS.

“Informasinya pemilu sususlan itu hari Minggu (21/4), dan diiringi dengan pemilu lanjutan di TPS – TPS yang katanya ada pemilih yang belum mencoblos, karena kehabisan surat suara,” ungkapnya.

Wabup Agus juga mengakui jika Berau mengalami keterlambatan dalam proses pemilu kali ini, dikarenakan geografis Kabupaten Berau. Satu sisi saat ini surat suara masih ada yang dalam perjalanan dari TPS dikumpulkan di kelurahan, setelah itu dikumpulkan ke kecamatan.

“Kampanye sudah selesai, pencoblosaan juga sudah selesai sebagaian besar, hasil pilpres sementara juga sudah ketahuan hasil suarannya. Apa pun itu nanti hasilnya, saya bertititip kepada semua lapisan masyarakat harus menerima itu, yang menang nggak usah dicela, yang kalah jangan di bully, kita semua bersaudara dan kita semua harus legowo,” pungkasnya. #adv/mar

Comments are closed.