BeritaKaltim.Co

Diskualifikasi Calkakam yang Terbukti Lakukan Politik Uang

TANJUNG REDEB, beritakaltim.co- Pemilihan Kepala Kampung (PilkaKAM) serentak akan dilaksanakan secara serentak di Kabupaten Berau tahun 2019 ini.

Bupati Berau, H Muharram S.Pd MM mengusulkan jika dalam pelaksanaannya ditemukan ada calon kepala kampung (Calkakam) yang melakukan politik uang, sanksinya akan didiskualifikasi.

“Kecurangan politik uang tersebut bisa dalam bentuk tidak hanya bagi – bagi uang, tetapi juga bisa berbentuk bagi – bagi sembako, atau mengumpulkan massa menggelar acara makan – makan,” tegas Bupati Muharram usai melantik dan mengambil sumpah jabatan Muhamad Darwin SH, sebagai Penjabat (Pj) Kepala Kampung Merancang Ilir, Kecamatan Gunung Tabur. Pelantikan ini digelar di halaman kantor kepala kampung beberapa waktu lalu.

Sebab menurut Bupati Muharram, money politic dapat mempengaruhi kepala kampung yang terpilih, karena bagaimana pun juga yang bersangkutan akan berfikir bagaimana caranya mengembalikan modal yang sudah dikeluarkan untuk menyuap warganya, serta pengeluaran kampanye yang berlebihan.

“Karena itu saya mengusulkan Pilkakam agar bebas politik uang, sembako dan lainnya, yang sifatnya menyuap masyarakat. Kalau sampai ada Calkakam yang ketahuan melakukan hal itu, maka harus didiskualifikasi, sekalipun yang bersangkutan menang. Gimana bapak – bapak dan ibu – ibu, setuju enggak usulan saya ini !,” tanya Bupati Muharram dengan nada tegas, dan warga pun spontan kebanyakan menjawab setuju.

Selain itu, Bupati Muharram juga meminta kepada panitia Pilkakam tahun ini untuk melakukan fit and proper test kepada masing – masing Calkakam, diantaranya melalui tanya jawab seputar pemerintahan desa, dan berpidato atau memberikan sambutan depan panitia, serta beberapa pertanyaan – pertanyaan lainnya.

“ Kalau pada saat fit and proper test Calkakam dinilai tidak layak, saya harap kepada panitia tidak ragu – ragu mengugurkan yang bersangkutan mengikuti proses menjadi peserta pesta demokrasi pemilihan kepala kampung,” tegas Bupati Muharram disambut riuh tepuk tangan warga yang hadir.

Menurut Bupati Muharram, apa yang diusulkannya tersebut terkait mencari figur seorang kepala kampung yang benar – benar jujur, ikhlas, cerdas dan profesional dalam kepemimpinannnya sebagai seorang kepala kampung.

“Inilah salah satu cara mencari seorang figur seorang calon kepala kampung yang tulus, ikhlas, jujur, bersih dan profesional, untuk mambangun sebuah kampung maupun membangun SDM warganya. Jika usulan saya ini diterapkan, insya Allah pesta demokrasi di semua kampung akan berjalan lancar, tertib dan aman dari unsur KKN,” pungkasnya. (adv)

Comments are closed.