BeritaKaltim.Co

Ismu Resmikan Forum Ketua RT Teluk Lingga, Ini Harapannya

SANGATTA, beritakaltim.co- Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar menegaskan jika terbentuknya Forum Komunikasi RT (FKRT) harus serius memberikan manfaat terutama di lingkungan masyarakat. Hal itu ditegaskan orang nomor satu di lingkungan Pemkab Kutim itu menginginkan FKRT tidak boleh keluar jalur dari marwah organisasi kemasyarakatan karena sangat vital mengurusi orang banyak.

“Menjadi Ketua RT itu tidak mudah permasalahannya kompleks mulai dari mengurusi pendataan orang lahir, menikah, hingga meninggal. Saya ingin FKRT terus menjaga kebersamaan dan kekompakan dalam melayani warganya yang membutuhkan administrasi selain fokus juga sebagai ujung tombak pembangunan bersinergi dengan Pemkab Kutim,” terang Ismu selepas meresmikan FKRT Kelurahan Teluk Lingga Kecamatan Sangatta Utara disaksikan Camat Sangatta Utara Muhammad Basuni, Lurah Teluk Lingga Baharuddin, Ketua FKRT Teluk Lingga Nirwan Rais, anggora FKRT, perwakilan Babinsa dan undangan lainnya di Gedung BPU Teluk Lingga Jalan Hidayatullah, Rabu (20/6/2019).

Ismu pun mengutarakan Pemkab Kutim akan terus berkomitmen memberikan bantuan dalam bentuk anggaran program terutama dalam insfrastruktur. Hal ini pun untuk menyerap aspirasi usulan RT dalam menyokong pembangunan.

“Intinya Pemkab Kutim terus akan memberikan apresiasi sekaligus perhatian dalam FKRT,” tegasnya.

Ismu juga berharap lewat bantuan dana itu, setiap RT bisa mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk mengatasi persoalan terutama lingkungan.

“Kita jangan sampai kebanjiran seperti Samarinda, terus lakukan kerja bakti membersihkan selokan ataupun drainase yang tersumbat. Ini hanya sepele namun dampaknya besar, perlu kepekaan utnuk menciptakan lingkungan yang nyaman,” tutupnya.

Sementara Ketua FKRT Teluk Lingga Nirwan Rais mengatakan, kehadiran Bupati Ismunandar memberikan motivasi khususnya untuk perjalanan FKRT sebagai wadah memberikan pelayanan dan menampung aspirasi masyarakat.

“Hasil FKRT bisa langsung disampaikan ke Pemkab Kutim dalam menyokong program pembangunan disegala sektor. Untuk diketahui FKRT Teluk Lingga terdiri 56 RT dan 8 RW yang siap bersinergi dengan pemerintah daerah,” tegasnya.

Nirwan menambahkan setiap RT di Teluk Lingga sudah menjalankan kegiatan gotong royong setiap bulan pasalnya Teluk Lingga menjadi Ibu Kota Sangatta bagaimana menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

“Kita terus menjalankan intruksi dari Bupati Ismunandar setiap bulan ada kerja bakti di setiap RT untuk menjaga kekompakan di lingkungan bersama warga,” tandasnya.

Senada, Camat Sangatta Utara Muhammad Basuni juga memberikan dukungan positif atas terbentuknya FKRT Teluk Lingga. Dia pun menyebut FKRT ini yang kedua berdiri setelah FKRT Sanggatta Utara.

“Saya harap FKRT Teluk Lingga juga bisa belajar dengan FKRT Sangatta Utara yang lebih dulu ada. Terkait pengalaman menyelesaikan program-program pembangunan dalam diskusi yang positif,” jelasnya.

Basuni menambahkan di Kecamatan Sangatta Utara yang terbanyak jumlah penduduknya mencapai 28 persen yaitu sebanyak 124 Ribu jiwa. Terdapat 3 Desa yaitu Swarga Bara, Singa Gembara, dan Sangatta Utara. Satunya Kelurahan Teluk Lingga.

“Ditotal di 4 daerah ini jumlah RT nya mencapai 214 RT dan 66 RT ada di Sangatta Utara dengan jumlah terbanyak penduduknya. Rencananya pemerintahan kecamatan akan mengusulkan pemekaran,” jelasnya.

Basuni menururkan usulan pemekaran ini karena tanggung jawab RT kian berat karena mengurusi orang banyak. Namun dirinya masih percaya peran RT di Sangatta Utara sudah teruji kemampuannya karena sudah setara dengan Lurah. Untuk itu FKRT ini terus berkreasi menyatukan setiap RT dalam kegiatan diskusi memecahkan masalah yang ada di lingkungan.

“FKRT menjadi organisasi kemasyarakatan yang harus berimprovisasi khususnya dalam pelayanan publik di daerah menjadi motor terdepan program Pemkab Kutim,” tutupnya. (hms13)

Comments are closed.