Wabup Lihat Instalasi PDAM di Kampung Long Pai dan Long Ayan tak Berfungsi

oleh -254 views
Wakil Bupati Berau Agus Tantomo saat meninjau instalsi air minum PDAM di Desa Long Pai, Kecamatan Segah.

TANJUNG REDEB, beritakaltim.co- Pemkab Berau terus berupaya seluruh kampung yang ada di Kabupaten Berau mendapatkan distribusi air bersih, dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di sekitar, yang diolah dari instalasi pengolahan air (IPA). Untuk itu program ini dilaksanakan oleh PDAM Tirta Segah dengan menyasar sejumlah kampung yang hingga kini belum merasakan air bersih.

Namun sangat disayangkan, instalasi PDAM yang dibangun menghabiskan dana miliaran rupiah hingga sekarang ada yang tidak pernah difungsikan, dan di beberapa kampung lainnya tak lagi dapat difungsikan. Bupati Berau, H Muharram S.Pd MM dan Wakil Bupati, H Agus Tantomo beberapa hari lalu saat melakukan safari halal bi halal di Kecamatan Segah menyempatkan diri meninjau PDAM di beberapa kampung yang tidak berfungsi lagi, seperti di Kampung Long Pai, Long La’ai dan Long Ayan.

Padahal pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih ini menjadi kebutuhan yang saat ini masuk dalam prioritas Pemerintah Kabupaten Berau untuk dipenuhi. Karena masih banyak masyarakat yang belum menikmati air bersih, khususnya di daerah perkampungan, yang akan dipenuhi dalam beberapa tahun ke depan.

Bahkan dalam pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) masih banyak kampung yang mengajukan usulan pemenuhan kebutuhan air bersih ini. Hal inilah yang menjadi pertimbangan khusus untuk dimasukkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di tahun depan.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Nanang Bakran ST MT mengakui, pada saat dirinya mendampingi Bupati Muharram dan Wabup Agus meninjau sejumlah PDAM yang ada di beberapa kampung tidak berfungsi diakui karena kurangnya pemeliharaan yang maksimal. Sehingga beberapa PDAM yang menjadi salah satu sumber air bersih warga tersebut tak bisa dioperasikan lagi.

Untuk membenahi fasilitas tersebut, kata Nanang, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak PDAM Tirta Segah, untuk mencari solusi yang terbaik. “ Memang perlu pembenahan, agar PDAM yang ada di beberpa kampung ini dapat dioperasikan lagi. Untuk fisiknya DPUPR yang akan menangani, sementara untuk tehnik pengoperasiannya pihak PDAM Tirta Segah yang menangani,” Jelasnya.

Begitu pula di beberapa kampung yang hingga kini belum memiliki PDAM, sambung Nanang, untuk fisiknya nanti yang menangani pihak DPUPR, begitu pembangunan fisiknya selesai, diserahkan kepada pihak PDAM Tirta Segah untuk pengoperasiannya.

Disampaikan Nanang, dalam pemenuhan fsisik PDAM ini, pemerintah tentunya melakukan secara bertahap. “Kita terus berupaya membangun PDAM di Kampung – kampung, yang belum memiliki PDAM, agar air bersih ini bisa dinikmati seluruh masyarakat,” jelasnya.

Diakuinya pemenuhan kebutuhan air bersih merupakan prioritas, dimana hal ini masuk dalam kebutuhan primer, yang artinya tidak bisa ditunda lagi pemenuhannya. “ Jadi masyarakat juga harus memahami, mana kebutuhan yang primer dan sekunder. Ini yang kita prioritaskan dalam mengatasi devisit anggaran seperti sekarang. Namun dalam menjalankan program ini kami akan fokus untuk daerah perkampungan yang belum menikmati sarana air bersih secara bertahap,” urainya. #mar/adv