Jelang Muktamar PKB di Bali, 11 Vote dari Kaltim untuk Cak Imin

oleh -410 views
Ketua DPW PKB Kaltim Syafruddin Bersama pengurus lainnya.

SAMARINDA, beritakaltim.co- Cak Imin alias Muhaimin Iskandar tak tergoyahkan. Menjelang Muktamar ke-5 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Bali pada 20 Agustus 2019, belum ada nama figur lain muncul untuk maju sebagai kandidat ketua umum periode 2019-2024. Dari Benua Etam, Ketua DPW PKB Kaltim Syafruddin menjamin 11 vote atau seluruh hak suara didulang Cak Imin.

“Sampai hari ini (Senin 12 Agustus, red) tak ada nama lain selain Pak Muhaimin Iskandar. Jadi, kemungkinan beliau terpilih secara aklamasi pada Muktamar di Bali,” kata Syafruddin kepada sejumlah Wartawan di sebuah kafe Samarinda, Senin (12/8/2019).

Berdasarkan aturan PKB, pemilik hak suara sah pada Muktamar adalah ketua DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) dan DPC (Dewan Pimpinan Cabang). Dengan demikian, untuk Kaltim dengan sepuluh kabupaten dan kota ditambah 1 suara ketua DPW, tersedia 11 suara.

Menurut Syafruddin 11 suara itu sudah bulat ke Cak Imin. Bahkan seluruh DPC dan DPW PKB se-Kaltim sudah membuat surat dukungan dan disampaikan ke DPP PKB.

Alasan memilih kembali Cak Imin, karena partai yang didirikan Presiden RI ke-4 Gus Dur (Abdurahman Wahid) masih membutuhkan kepemimpinan Cak Imim untuk membesarkan partai.

“Beliau membuktikan mampu membuat solid partai, sehingga perolehan suara terus naik pada setiap pemilu,” ujar Syafruddin didampingi sejumlah pengurus PKB Kaltim, anggota DPRD terpilih dari PKB serta parta pengurus DPC Kabupaten/kota.

Secara nasional, setelah Pemilu 17 April 2019 lalu, PKB di tangan Muhaimin Iskandar berhasil naik satu tingkat pemenang Pemilu. Dari yang sebelumnya (pemilu 2014) berada pada urutan kelima menjadi keempat. Suara PKB pada Pileg 2014 adalah 11.298.950 atau 9,04 persen. Sedangkan pada Pileg 2019 mendapatkan 13.570.097 suara atau 9,69 persen.

“Termasuk di Kaltim, perolehan suara dan kursi legislatif juga naik,” ujar Syarifuddin. Diseluruh Kaltim kader PKB menduduki 30 kursi DPRD, masing-masing 5 kursi DPRD Kaltim dan 25 kursi di DPRD Kabupaten / kota se-Kaltim. #