Peringati Harhubnas, Syahbandar dan Pemkot Bersih-bersih Laut dan Pantai Bontang

oleh -61 views
MEMBERSIHKAN PESISIR. Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni saat tengah membersihkan area pesisir pelabuhan Tanjung Laut Indah. Foto Ismail / niaga.asia

BONTANG, beritakaltim.co– Dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2019, Unit Penyelenggaraan Pelabuhan (UPP) Syahbandar Pelabuhan Tanjung Laut Bontang melaksanakan kegiatan bersih-bersih laut dan pantai, kegiatan yang diikuti seluruh lapisan masyarakat baik Pemerintah, OPD dan Forkopimda ini menyisir tiga lokasi yakni pemukiman pesisir Tanjung Laut, pelabuhan umum Tanjung Laut serta Pulau Gusung, Segajah serta Pasilan perairan Kota Bontang.

Kepala Syahbandar Kota Bontang yang diwakili Kepala Seksi (Kasi) Status Hukum Kapal sekaligus sebagai Pelaksana Harian (PLH) Syahbandar Bontang, Agus Harijanto mengatakan bahwa gerakan bersih-bersih laut dan pantai merupakan gerakan nasional yang dilakukan serentak seluruh Indonesia di 225 Pelabuhan se-Indonesia dalam rangka Harhubnas 2019.

“Kegiatan ini juga untuk memberikan contoh kepada masyarakat khususnya yang berada di pesisir pantai dan khususnya bagi yang berada di kawasan KSOP Syahbandar Bontang untuk menjaga kebersihan laut,” katanya, Kamis (12/9/2019).

Lebih lanjut, gerakan bersih laut dan pantai ini dilatar belakangi oleh adanya fakta bahwa sampah plastik yang mencemari lautan Indonesia mencapai 187,2 juta ton dan menjadikan Indonesia merupakan penyumbang sampah terbesar nomor 2 di dunia setelah cina.

Sampah plastik di lautan sendiri, 80% merupakan sampah daratan yang terdiri dari botol plastik, bungkus makanan, kantong plastik sedotan, sterefoam dan puntung rokok. Plastik menyebabkan terbunuhnya 1 juta burung laut, 100 ribu mamalia, kura-kura laut, dan ikan setiap tahunnya.

Mengingat besarnya dampak hal tersebut karena seperti yang kita ketahui luas wilayah lautan Kota Bontang 349,77 kilometer persegi atau 70.3 persen dari seluruh luas wilayah Kota Bontang. Dan dalam rangka menyambut Harhubnas tahun 2019, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menginisiasi gerakan bersih laut dan pantai yang dilakukan secara serentak di pelabuhan di seluruh Indonesia.

Kamis, 12 september 2019, Kantor Kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan kelas II Bontang bersama instansi pemerintah, TNI/Polri, BUMN, Stake Holder, Badan Usaha Pelabuhan, Perusahaan Pelayaran serta nelayan dan masyarakat bersama melakukan kegiatan gerakan bersih laut dan pantai.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni yang ikut langsung dalam gerakan Bersih Laut dan Pantai bersama KSOP Kantor Syahbandar dan otoritas pelabuhan Tanjung Laut. Ratusan peserta dari berbagai kalangan juga ikut membantu mengumpulkan sampah yang banyak terbuang di pesisir. Di bawah air pun kita menerjunkan penyelam untuk membantu memungut sampah yang mungkin mencemari terumbu karang.

“Saya berharap kegiatan bersih-bersih sampah di lingkungan masyarakat dan laut ini terus dilakukan tanpa harus menunggu instruksi. Ini dilakukan agar laut kita selalu bersih dari sampah, utamanya plastik,” tukasnya.