SAMARINDA, beritakaltim.co- Pemerintah Republik Indonesia (RI) memberikan bantuan usaha kepada para pelaku ekonomi kreatif, di seluruh daerah khususnya untuk anak muda dan ibu rumah tangga yang serius menjalankan usahanya.
Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Insfrastruktur Badan Ekonomi Kreatif Indonesia Dr Harl Sungkar kepada beritakaltim.co di sela sela berlangsungnya acara BEKRAF Developer Day, Sabtu (14/9/2019) di ruang serbaguna Hotel Harris Samarinda .
Menurutnya, bantuan tersebut tentunya tidak begitu saja diberikan. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, salah satunya jenis usaha yang dilakukan sudah berbentuk badan usaha CV atau PT.
Di samping itu bantuan yang diberikan pun tidak berupa uang tunai, namun berupa barang yang dibutuhkan untuk menunjang usaha yang sudah berjalan.
’’Untuk mendapatkan bantuan ini memang harus bersaing, karena jumlah pelaku usaha ekonimi kreatif ini di seluruh Indonesia jumlahnya cukup banyak. Jadi kita harus menyeleksi, sejauh mana keseriusan pelakunya, untuk itu tentunya harus ada persyaratan yang harus dipenuhi,’’ jelasnya
Dikatakannya lagi, pemerintah memberikan peluang besar bagi para anak muda dan ibu-ibu rumah tangga untuk terjun ke dunia usaha kreatif dengan memberikan bantuan modal dan juga promosi dari setiap produk yang dihasilkan. Ada event-event besar seperti pameran produksi dalam negeri yang rutin dilaksanakan. Tujuannya agar pelaku usaha bisa memperkenalkan usahanya, bahkan mempasilitasi untuk bisa tampil di internasional.

’’Tujuan kita kan bagaimana agar produksi kreatif anak bangsa bisa dikenal luas, sebab itu kita bekerja sama dengan para startup yang ada di indonesia, seperti bukalapak, shoppe untuk pemasarannya. Kita memfasilitasi agar pelaku ekonomi kreatif ini memiliki kios secara online,’’ tuturnya
Dijelaskannya ada beberpa jenis usaha yang kita harapkan bisa membantu meningkatkan perekonomian rakyat dengan memanfaatkan kemajuan tehnologi digital dan memajukan perekonomian bangsa, seperti usaha kuliner, fashion dan pembuatan film.
’’Kita konsentrasi pada produksi dalam negeri, bagaimana ibu-ibu yang punya hobby memasak bisa membuat kuliner yang bisa dijual. Dengan begitu kan bisa membantu meningkatkan pendapatan mereka, untuk itu kita bantu mereka mengembangkan usahanya. Misalnya ada yang memerlukan open kita berikan, atau mesin jahit untuk membuat busana bisa kita siapkan. Bantuan-bantuan inilah yang bisa kita berikan, karena kita tidak memberikan bantuan berupa uang tunai, namun berupa barang,’’tukasnya.
Untuk informasi bantuan tersebut, dikatakannya bisa langsung mengakses website Bekraf di www.bekraf.go.id.
’’Di sana sudah kita muat berbagai informasi mengenai persyaratan apa saja yang harus dipenuhi, buat ibu-ibu pelaku ekonomi kreatif yang ada di Samarinda yang serius ingin mengembangkan usahanya, silakan ajukan permohonan, kita siap membantu, baik modal ataupun kemudahan yang bisa menunjang usaha mereka. Tentunya dengan syarat,’’ tegasnya.
Untuk anak-anak muda Hari mengatakan, pemerintah memberikan ruang khusus dengan mencari mereka yang memiliki kemampaun dibidang IT, kita mencari para anak muda yang punya kegemaran di IT, kita arahkan mereka untuk menciptakan games bukan sekedar pemain, tapi juga kreatif membuat aplikasinya. #kiah
Comments are closed.