Dua Anggota DPRD Kaltim Ini Minta Kepastian Kapan Jembatan Mahkota IV Dibuka

oleh -721 views

SAMARINDA, beritakaltim.co- Proyek jembatan Mahkota IV senilai Rp633 miliar tinggal tahapan finishing. Hanya saja, sampai pertengahan September 2019 belum juga ada tanda-tanda kapan diselesaikan.

Kondisi proyek jembatan itu sudah menyambung dari sisi Samarinda sampai Samarinda Seberang. Bahkan setiap hari Minggu pagi sudah ramai dimanfaatkan oleh masyarakat yang berolahraga, sambil menikmati keindahan Sungai Mahakam. Warga hanya bisa berjalan kaki, karena dikedua ujung jembatan masih dipasang penghalang, agar kendaraan bermotor tidak masuk.

Dua anggota DPRD Kaltim Syafruddin S.Pd dari PKB dan Agus Suwandi dari Gerindra mengakui, semestinya jembatan itu sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Namun masih ada yang belum dilengkapi, seperti lampu penerang jembatan.

Menurut Syafruddin, masyarakat Kota Samarinda sudah menunggu-nunggu kapan jembatan itu dibuka. Sekaligus untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi di Jembatan Mahakam I.

“Pemerintah ini sudah beberapa kali janji segera dibuka. Tapi tidak ada kepastian. Beri kepastian lah,” kata Syafruddin.

DPRD Kaltim sendiri saat ini belum dapat bergerak luwes mengevaluasi pengerjaan Jembatan Mahkota IV. Karena alat-alat kelengkapan dewan (AKD) seperti komisi dan fraksi masih belum resmi pembentukannya.

“Sekarang ini kami memang belum bisa berbuat banyak dan saya bicarapun atas nama pribadi sebagai anggota dewan karena AKD belum terbentuk,” imbuhnya.

Sementara anggota dewan dari partai Gerindara, Agus Suwandy mengatakan, dia mendapat informasi bulan September 2019 selesai pelelangan untuk kebutuhan tambahan lampu penerang jembatan dan lainnya. Rencananya bulan November 2019 proyek asesoris jembatan selesai dan tahun ini bisa dimanfaatkan masyarakat.

Diakuinya, ada dua hal yang mestinya diselesaikan lebih dulu dalam proyek jembatan itu. Hal pertama adalah optimalisasi proyek, yakni finishing hingga benar-benar readu dan baru kemudian memasang asesoris seperti lampu penerang dan lainnya.

“Jangan dibolak-balik harusnya optimalisasi diselesaikan, baru aksesoris. Bukan aksesori dulu baru optimalisasi,” tegas Agus Suwandy.

Pengerjaan Jembatan Mahkota IV terbagi ke dalam beberapa bagian. Seperti jalan pendekat sisi Kota Samarinda menjadi tanggung jawab PT Waskita dan PT Surya Bakti dengan skema kerja sama operasional (KSPO).

Sisi pendekat itu memiliki panjang 502,4 meter dan menelan anggaran sebesar Rp 225,84 miliar.
Sedangkan bentang utama jembatan sepanjang 400 meter dikerjakan PT Pembangunan Perumahan dengan nilai kontrak Rp 180,64 miliar.

Kemudian jalan pendekat sisi Samarinda Seberang sepanjang 386,65 meter, dikerjakan PT Jaya Konstruksi-PT Modern Technical dengan skema KSO dengan nilai kontrak Rp 226,87 miliar. (Hr)