Anggota DPR RI Ini Prihatin Wiranto Ditikam; Jangan Seret ke Isu Agama

oleh -124 views
Irwan Fecho Bersama anak-anak disebuah perkampungan. Foto: Ist
SAMARINDA, beritakaltim.co- Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Timur dari Partai Demokrat,  Irwan, menyayangkan keterbelahan publik menyikapi peristiwa penusukan Menko PoLhukam Wiranto di Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019) kemarin. Terutama di sosil media, muncul tudingan bahkan fitnah yang menyebut kasus yang dialami Wiranto adalah konspirasi. Bahkan ada yang menyebut settingan.
“Sekarang, pelaku yang menikam Pak Wiranto sudah ditangkap. Kita tunggu hasil pemeriksaan. Tapi, di balik semua itu, sudah sepatutnya kita semua mengutuk keras penyerangan tersebut. Bukan malah saling sindir dan serang di sosmed. Saya sangat berharap kita semua harus tetap tenang, kedepankan analisis dan pikiran jernih,” ungkapnya saat dikonfirmasi beritakaltim via whatshap.
Politisi yang akrab dipanggil Irwan Fecho itu mengajak seluruh anak bangsa untuk tidak mengaitkan insiden tersebut dengan satu agama atau kelompok. Sebab, bagaimanapun, agama justru menjadi penguat persatuan dan kesatuan.
“Saya pikir kita semua sepakat bahwa tidak ada satupun ajaran agama, yang dengan sengaja mengajak pada perpecahan dan kekerasan. Kita semua yakin bahwa justru agamalah yang mampu menyebarkan, mengajak pada kebaikan dan kedamaian,” beber anggota DPR dari Dapil Kalimantan Timur ini.
Lebih lanjut Irwan berharap kepolisian melakukan investigasi mendalam dan menjelaskan sejelas-jelasnya pada masyarakat (publik) terkait peristiwa tersebut. “Penyerangan secara fisik terhadap siapapun tidak dapat dibenarkan, apalagi mengancam jiwa dan nyawa seseorang, karena itu bisa terjadi pada siapapun termasuk kepada diri kita sendiri,” tambahnya.
Selain itu, Irwan juga meminta Polri membuka secara transparan kasus-kasus penembakan mahasiswa pada aksi unjuk rasa tempo hari.
“Saya pribadi berharap kepolisian republik indonesia bisa membuka kasus ini secara transparan ke publik, termasuk kasus-kasus penembakan mahasiswa pada saat demo september kemarin yang menimbulkan korban meninggal dunia,” tuturnya.
Irwan menilai semua anak bangsa rakyat Indonesia tentu menginginkan rasa aman untuk berpendapat dan beraktifitas. “Di sini peran negara melalui aparat keamanan memastikan itu semua berjalan dengan baik dan aman,” tutupnya.
Wartawan : Heriman
Editor: les@beritakaltim.co