BeritaKaltim.Co

Fender Jembatan Mahakam Sering Tertabrak, Ini Tanggapan Komisi III DPRD Kaltim

SAMARINDA, beritakaltim.co- Insiden tertabraknya salah satu fender (pagar penyangga) tiang jembatan oleh kapal tongkang ditanggapi serius oleh Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kaltim, Hasanuddin Masud. Dia meminta KSOP sebagai otoritas pelabuhan untuk melakukan tindakan kongkrit seperti tidak memberikan pelayanan terhadap perusahaan yang belum menyelesaikan case.

“Kita harus minta KSOP sebagai otoritas pelabuhan untuk melakukan tindakan kongkrit, seperti tidak memberikan pelayanan terhadap perusahaan yang belum menyelesaikan case dan meminta pertanggung jawaban Pelindo yang menjadi operator pemanduan,” ungkapnya saat dikonfirmasi via pesan WhatshApp.

Lebih lanjut Hasanuddin Masud mempertanyakan kenapa kasus menabrak fender itu terus berulang tanpa ada evaluasi, sedangkan ada tarif pelayaran yang dibayar pengusaha.

“Kenapa case ini terus terjadi berulang-ulang, sedangkan ada tarif yang dibayar oleh pengguna jasa pemandu dan kapal tunda dan harusnya semua itu dicover oleh asuransi,” ungkapnya.

Sementara anggota Komisi III dari fraksi Gerindara, Seno Aji mengatakan, Komisi III telah memanggil instansi-instansi terkait untuk dilakukan dengar pendapat.

“Senin besok agendanya,” singkatnya.

Diketahui sebelumnya, bahwa kapal tongkang penabrak itu berlayar melewati kolong jembatan Mahakam di luar jadwal yang sudah ditetapkan sesuai waktu Pandu. Berdasarkan hasil identifikasi bahwa BG Finance 37 yang ditarik tugboat (TB) Entebe Emerald 59 menuju Jetty perusahaan tambang batu bara wilayah Kutai Kartanegara (Kukar) pada Jumat (17/19/2019) Pukul 20.28 WITA. #

Wartawan: Heriman

Comments are closed.