Pemprov Kaltim Akomodir Aspirasi Nelayan dalam RPJMD

oleh -114 views
Plt Kepala Bappeda Kaltim Iman Hidayat.

SAMARINDA, beritakaltim.co – Perhatian Pemerintah Provinsi Kaltim terhadap kehidupan nelayan menjadi salah satu prioritas pembangunan. Implementasinya dilakukan secara bertahap namun berkelanjutan setiap tahun sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2019 – 2023.

“Semua aspirasi kami akomodir ke dalam prioritas RMPJMD. Jadi, misalnya tahun ini apa, kemudian apa di 2020 hingga 2023 nanti,” ungkap Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim, Drs H Iman Hidayat MSi saat ditemui beritakaltim.co di sela menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) II Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) di Hotel Grand Sawit Samarinda, Sabtu (30/11/2019) lalu.

Lebih jauh ia mencontohkan antara lain pembangunan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI), bantuan pengadaan kapal penangkap ikan, hingga penyediaan alat tangkap.

“Itu semua kaitannya dengan kelautan. Nah, kalau berkaitan non kelautan misalnya berupa infrastruktur pendukung ke arah kampung-kampung nelayan,” imbuhnya.

Dukungan infrastruktur dinilai sangat vital bagi upaya peningkatan kesejahteraan masayarakat nelayan. Pasalnya, memberikan dampak terhadap harga jual hasil-hasil perikanan.

“Walaupun mereka punya hasil yang besar tapi kalau infrastruktur terkendala, maka juga menyebabkan masalah. Misalnya dari sisi transportasi, dapat membuat harga ikan menjadi rendah,” ulas pejabat murah senyum ini.

Sementara itu, dalam paparannya di hadapan para peserta Musda HNSI Kaltim, Iman Hidayat menyampaikan tentang “Kebijakan dan Program Pembangunan Provinsi Kaltim”. Salah satunya dibeberkan mengenai program-program yang berkaitan langsung nelayan.

Di antaranya arah kebijakan Pemprov berupa peningkatan kapasitas SDM pelaku usaha bidang perikanan. Program prioritasnya yakni pengembangan produksi budidaya dan penguatan daya saing produk perikanan. Kemudian arah kebijakan terkait perlindungan dan pengelolaan zona konservasi kelautan dan perikanan, dengan program prioritasnya pengelolaan ruang laut.

Ada pula, arah kebijakan untuk peningkatan sapana prasarana perbenihan dan produksi perikanan. “Program prioritasnya ada dua, yakni pengembangan perikanan tangkap, dan program peningkatan penyediaan benih ikan dan udang unggulan,” paparnya. #

 

Wartawan: Mansyah