Warga Desa Kaubun Protes Jalan, Ini Reaksi Anggota DPRD Kaltim

oleh -2.097 views
Siti Rizky Amelia, anggota DPRD Kaltim.

SAMARINDA, beritakaltim.co- Kabar adanya aksi masyarakat di Desa Mata Air, Kecamatan Kaubun, Kutai Timur, yakni menanam pohon pisang di tengah jalan sebagai bentuk protes terhadap akses jalan yang tidak layak, sampai juga kepada anggota DPRD Kaltim Siti Rizki Amalia.

“Saya cari tahu dulu informasi lengkapnya soal masyarakat kaubun itu. Kondisi riilnya bagaimana?” tutur ibu muda kelahiran Samarinda, 07 Juli 1990 ini.

Duduk sebagai anggota Komisi II DPRD Kaltim yang membidangi masalah keuangan, lulusan fakultas ekonomi dan bisnis Unmul tahun 2013 itu mengatakan kehadirannya di parlemen untuk memperjuangkan anggaran pembangunan masyarakat di daerah pemilihannya, yakni Kutai Timur, Berau dan Bontang. Termasuk masalah yang dialami oleh warga Kaubun di Kutai Timur, menjadi catatannya untuk diperjuangkan.

“Saya mengupayakan anggaran perbaikan seluruh dermaga, karena itu juga membantu disektor pariwisata. Dan yang kedua infrastruktur. Jadi kita akan fokus ke jalan-jalan desa dan kecamatan,” urai politisi PPP itu.

Saat ditanya apakah akses jalan di Desa Mata Air, Kecamatan Kaubun bisa masuk skala prioritas perjuangannya, Amalia mengatakan bisa saja masalah jalan tersebut jadi skala prioritasnya.

“Ya bisa jadi,” singkatnya.

Sementara Ketua DPRD Kaltim yang juga berasal dari Dapil Kutim, Berau dan Bontang menjelaskan, untuk infrastuktur penghubung antara kabupaten-kota menjadi prioritas.

“Namanya link provinsi, kami sudah sepakat harus diutamakan, saya minta prioritas utama. Terutama infrastruktur jalan itu menjadi utama bagi kita,” tegas Makmur usai rapat Banmus di lantai 1 gedung E, Karang Paci, Samarinda.#

Wartawan: Heriman