Pengedar Sabu di Bontang Ketangkap, Sepoket Rp1,4 Juta

oleh -692 views
BontangKepala BNNK Bontang, AKBP Kismono Edi didampingi Kasi Pemberantasan AKP Winaryo menggelar dua tersangka kasus narkoba beserta barang bukti di kantor BNNK Bontang. Foto ismail

BONTANG, beritakaltim.co – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang merilis hasil tangkapan pelaku pengedar narkotika jenis sabu-sabu seberat  49,12 gram dengan harga jual satu poket senilai Rp 1,4 juta.

Kepala BNNK Bontang, AKBP Kismono Edi didampingi Kasi pemberantasan BNNK Bontang, AKP Winaryo mengatakan, penangkapan pelaku bernama Soleh (43) dan Muhammad Sabir yang berlokasi di Jalan Sultan Hasanuddin, Gang Tipalayo, Kelurahan Berbas Tengah Kecamatan Bontang Selatan, Rabu (22/1/2020) siang.

Dua tersangka kini diamankan di kantor BNNK Bontang, diketahui Muhammad Saleh merupakan DPO dalam kasus narkotika, hal ini dikuatkan dengan dikeluarkannya surat Daftar Pencarian Orang (DPO) dari Polda Kaltim.

Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan yakni Narkotika yang diduga berjenis sabu dengan berat total sekitar 49,12 gram , yang terdiri dari 32 paket kecil sejumlah 13,85 gram, 46 paket biasa sejumlah 20,68 gram dan 3 paket besar sejumlah 14,59 gram, 2 (dua) buah Handphone, 1 (satu) buah dompet, uang tunai senilai Rp 2.620.000,- , terdiri dari pecahan Rp 100.000 8 lembar, pecahan Rp 50.000 35 lembar, pecahan Rp 20.000 2 lembar, pecahan Rp 10.000 2 lembar dan pecahan Rp 5.000 sebanyak 2 lembar.

“Ada juga 1 buah bong atau alat hisap, 1 buah kaca pipet, 4 buah sedotan plastik potong, 4 buah Korek gas Tokei, 67 buah (0,23 gr/plastik) klip kecil, 37 buah (0,19 gr/plastik) klip besar, Kartu ATM BNI, ATM BRI, Kartu Indonesia Sehat dan Kartu Matahari, alat timbang digital merk Digital Waage, 1 buah dompet merk Levi’s dan 1 buah dompet lipat,” ungkapnya.

Dijelaskan Kismono, penangkapan pelaku merupakan hasil laporan dari masyarakat yang mencurigai sering terjadinya transaksi narkotika di area Jalan Sultan Hasanuddin, dari hasil laporan tersebut petugas langsung melakukan penyelidikan dengan cara undercover buy di lokasi yang telah menjadi target.

“Setelah dilakukan beberapa penyelidikan, walhasim tim langsung mendatangi kediaman pelaku dan menemui dua orang yang tengah asik menghisap alat bong,” ungkapnya.

Disinggung akan jaringan pelaku, Kasi Pemberantasan BNNK Bontang mengatakan bahwa kasus ini masih dalam tahap pengembangan. #

Wartawan : Mail/Nur