Bantuan Keuangan Pemprov ke Pemkot Samarinda Naik, Sasarannya Turap dan Drainase

oleh -195 views
Ananta Fathirrozi, Kepala Bappeda Kota Samarinda saat sesi wawancara dengan awak media.

SAMARINDA, beritakaltim.co- Bantuan Keuangan (Bankeu) tahun 2020 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dua kali lipat meningkat dari tahun lalu. Untuk diketahui, Bankeu pada tahun 2019 berjumlah Rp100 Milyar.

APBD Kaltim tahun 2020 sesuai perencanaan sebesar Rp11,78 Triliun. Di dalamnya sudah termasuk perincian dana belanja Bankeu untuk penanganan banjir dengan total anggaran kurang lebih Rp340 Milyar.

Berdasarkan data yang diperoleh melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Samarinda, bahwa ada beberapa program yang akan dilaksanakan melalui dana Bankeu, yakni meliputi.

– Pembangunan turap alam Sungai Tatatko Sambutan, anggaran Rp10 Milyar
– Pembangunan atau peningkatan drainase sub sistem das Loa Bakung, anggaran Rp15 Milyar
– Pembangunan atau peningkatan sub sistem Bandara Sungai Siring, anggaran Rp15 Milyar
– Pembangunan turap sungai alam Makroman Rp10 Milyar
– Pembangunan turap sungai alam Teluk Kedonrong Rp10 Milyar
– Pembangunan turap sungai alam Handil Kopi Rp10 Milyar
– Pembangunan drainase Jalan Perjuangan Rp10 Milyar
– Pembangunan drainase tersebar se kota Samarinda Rp17 Milyar
– Pembangunan kolam sedimen, Rp5 Milyar
– Pembangunan drainase Palaran tersebar Rp10 Milyar
– Pembangunan drainase Samarinda Utara tersebar Rp10 Milyar
– Pembangunan drainase di jalan A.W Syahranie, Rp20 Milyar.

Sisanya tersebar di kelurahan dan pada spot- spot jalan tertentu, dengan kisaran anggarannya 1 – 4 Milyar rupiah.

“Yang jelas berdasarkan usulan dari kelurahan-kelurahan yang masuk dalam Musrembang kami masukan dari situ,” papar Ananta Fathirrozi, Kepala Bappeda Kota Samarinda Selasa,(28/01/2020).

Lebih jauh ditanya sejauh apa kesiapan Pemkot melaksanakan program dari Bantuan Keungan itu, Kepala Bappeda Kota Samarinda juga menjawab saat ini pihaknya tengah menyelesaikan kesiapan-kesiapan untuk program kerja terkait. Dirinya bahkan memastikan pelaksaan ini tidak bermasalah, baik selama proses penyusunan maupun pada pelaksanaannya.

“Pelaksanaannya tidak ada masalah, aman-aman saja, sebenarnya untuk pelaksanaan sudah bisa, tidak ada masalah mengenai pembebasan lahan sudah selesai, tinggal menunggu prosedur administrasi pendanaan di berikan ke kami dalam waktu dekat ini, setelahnya langsung kami jalankan. Intinya Bankeu kali ini akan kami gunakan sesuai prosedur dan sesuai kebutuhannya, tinggal pengerjaan,” tutupnya. #

Wartawan: Heriman