Anggota DPR RI: Perlu, Peningkatan Kapasitas Jalan Nasional di Kukar 2020

oleh -183 views
Irwan Fecho saat melakukan reses beberapa waktu lalu..

SAMARINDA, beritakaltim.co- Anggota DPR RI dapil Kaltim, Irwan Fecho, melontarkan komitmennya lagi;  memperjuangkan pembangunan di Kalimantan Timur, termasuk Kutai Kartanegara yang menurutnya sebagai daerah kaya yang minim tersentuh pembangunan.

“Perlu ada preservasi dan peningkatan kapasitas jalan nasional kabupaten Kukar di 2020,” urai Irwan saat dikonfirmasi via whatsApp, Kamis (13/2/2020).

Beberapa program yang dia perjuangan yakni preservasi jalan Loa Janan – BTS Tenggarong – Tenggarong – Kota Samarinda sepanjang 95,25 kilometer. Termasuk jalan jembatan sepanjang 0,49 kilometer. Lalu, pemeliharaan jalan rutin Sp3 Lempake – Sp3 Sambera sepanjang 19,63 kilometer serta pembangunan Jembatan Bakungan sepanjang 0,1 kilometer.

Selain itu, dia juga mencatat kebutuhan pengembangan dan rehabilitasi jaringan irigasi permukaan, rawa dan tambak.

“Lalu ada pembangunan bendungan di Kecamatan Marangkayu sekaligus supervisi pembangun bendungan irigasi di Marangkayu dan pembangunan tata air tambak daerah irigasi tambak di Marangkayu,” jelas politisi Demokrat ini.

Selain itu, perlu pembinaan dan pengembangan sistem air minum di daerah Loa Kulu dan Samboja. Untuk itu, program di dua kecamatan tersebut ialah pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan (SPAM IKK) dimulai dari infrastruktur jaringan perpipaan.

Lalu, Irwan juga mengutarakan programnya untuk kebutuhan air bersih di Kecamatan Muara Badak dan Kota Bangun.

“Harus ada penyediaan serta pengelolaan air tanah dan air baku untuk Kukar. Jadi memang perlu ada pembangunan jaringan dulu,” ungkapnya.

Lebih lanjut Irwan menjelaskan pembangunan di Kukar melalui APBN di Kementerian PUPR akan terus ia suarakan.

“Ahamdulillah kami di Komisi V sebagai satu-satunya wakil Kaltim komitmen mengawal aspirasi masyarakat Kaltim di bidang Infrastruktur, transportasi dan desa, pembangunan daerah tertinggal serta transmigrasi,” imbuhnya.

Selain itu, dirinya juga akan memperjuangkan alokasi APBN untuk pembangunan di wilayah perbatasan Kaltim di tahun 2020. Khusunya wilayah yang langsung berbatasan dengan Malaysia, yakni daerah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) dan Kutai Barat (Kubar).

“Kita perjuangkan dan setujui alokasi program dan anggaran APBN untuk bangun perbatasan Kaltim. Semoga dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Kaltim,” tutupnya. #

Wartawan: Heriman