Suami-Istri Ditahan Karena Menjual Kosmetik Illegal

oleh -377 views

SAMARINDA, beritakaltim.co- Kasus peredaran kosmetik illegal berhasil digagalkan jajaran Reskrim Polresta Samarinda. Kosmetik didatangkan dari pabrik di Tangerang Banten dan dipasarkan melalui media sosial instagram.

Polisi mengamankan pelaku sepasang suami istri dan kini sudah menjadi tersangka. Keduanya berinitial CP (istri) dan MK (suami) ditangkap setelah polisi mendapat laporan dari masyarakat. Dia ditangkap karena kosmetik belum terdaftar di Badan POM atau pengawas obat-obatan dan makanan.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda Komisaris Polisi Damus Asa dalam keterangan kepada Wartawan, Kamis (5/3/2020), menceritakan kronologi terjadinya penangkapan terhadap pasangan suami istri tersebut. Menurut Kasat Reskrim barang yang dijual oleh tersangka berupa kosmetik, lipstik dan hand body dengan merek yang belum terdaftar di Badan POM.

“Barangnya sudah beredar di masyarakat. Pelaku memasarkan melalui akun instagram,” kata Damus di depan para wartawan.

Sementara, tersangka MK mengakui perbuatannya. Dia berterus terang membeli barang kosmetik tanpa label itu dari pabrik di Tanggerang Jawa Barat. Kosmetik itu dipesannya dari pabrik dan sesampainya di Samarinda kosmetik dan lipstik itu dia tempel label sendiri. Namun menurut tersangka MK, ulahnya menempel label atas izin dari pabrik, karena merek kosmetik itu sudah didaftarkan ke Badan POM di Tanggerang, namun belum keluar surat keputusan perizinannya.

Praktik penjualan kosmetik dan produk lainnya menyasar pasar anak-anak remaja. MK bersama istrinya berperan sama, yakni mulai dari memesan, menempelkan label dan memasarkannya. Tiap bulan, dari hasil penjualan kosmetik dia bisa menambah penghasilan sebesar Rp 4-5 juta.

Barang bukti yang disita pihak kepolisian sekitar 5 boks kardus. #

Wartawan: Hardin | Sukirman