Dokter: Pasien Virus Korona Diberikan Obat Demam dan Batuk

oleh -197 views
dr. Davi H. Masjhoer Plt kepala RSUD A. Wahab Syahranie saat konferensi pers. Rabu (18/3/2020)

SAMARINDA, beritakaltim.co- Plt Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) A. Wahab Syahranie membeberkan langkah-langkah yang diambil oleh pihaknya dalam rangka menangani wabah virus Korona. Dia mengatakan protokol penanganan pasien tetap sesuai dengan yang diedarkan oleh Kementrian Kesehatan kemudian yang diperkuat oleh Dinas Kesehatan provinsi Kaltim serta Dinas Kesehatan Kota Samarinda.

“Tidak ada terapi khusus terhadap pasien korona, yang kita terapi hanyalah gejalanya saja. Jadi kalau demam kita berikan obat demam, kalau batuk kita beri obat batuk,” ungkap David saat konferensi pers di lobi Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (18/3/2020). Konferensi pers itu menghadirkan Gubernur Isran Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi serta Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang.

Covid-19 merupakan penyakit jenis yang baru yang hingga saat ini belum ada pengobatan untuk virus.

“Bahwa korona ini adalah penyakit yang jenisnya baru. Sampai saat ini belum ada pengobatan untuk virus. Sedangkan virus yang diketahui ada pun memang tidak ada obatnya apalagi korona yang baru, jadi seperti itu,” tambahnya.

Hingga saat ini pihaknya melibatkan semua dokter di rumah sakit yang ada hubungan langsung dengan pasien.

“Karena saat ini pasien hanya demam dan batuk, maka yang sekarang ini adalah dokter spesialis paru yang terlibat. Kami punya sekarang ini ada empat dokter spesialis paru yang terlibat langsung dengan penanganan pasien ini. Kemudian beberapa perawat dan ahli gizi yang kami libatkan,” jelasnya.

Sementara Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Samarinda, Sabilal Rasyad mengatakan, pihaknya kesulitan dalam melakukan pendeteksian dengan termo scaner karena masa ingkubasi selama 14 hari, jadi orang bisa saja terdeteksi sudah di rumah.

“Jadi bukan karena kecanggihan alat dan sebagainya. Karena memang suhu tubuhnya tidak menunjukan gejala demam, atau panas 38 derajat celcius atau lebih saat diperiksa,” urainya. #

Wartawan: Heriman