Komisi II DPRD Kaltim: Rekomendasi Soal Perusda Akhir Maret

oleh -179 views
Veridiana Huraq Wang dan Sutomo Jabir.

SAMARINDA, beritakaltim.co- DPRD Kaltim melalui Komisi II menargetkan akhir bulan Maret 2020 akan mengeluarkan rekomendasi tentang kondisi Perusahaan Daerah (Perusda) yang ada di bawah naungan Pemerintah Provinsi Kaltim.

Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Veridiana Huraq Wang mengatakan, pihaknya akan melaporkan hasil rekomendasi terkait Perusda pada pimpinan Dewan akhir Maret.
“Sedang dalam penyusunan untuk finalisasi, Komisi II sudah bahas dalam rapat internal minggu lalu. Kita usahakan akhir bulan disampaikan kepada pimpinan dewan,” ungkapnya saat dikonfirmasi via WhatsApp, Kamis (19/3/2020).

Politisi PDI Perjuangan dari Dapil Kubar- Mahulu tersebut menjelaskan, hasil rekomendasi urung disampaikan ke pimpinan dewan karena beberapa kendala yakni selain diberlakukannya lockdown karen wabah virus Korona, juga pada bulan februari ada jadwal reses anggota dewan.

“Inikan terkendala dengan diberlakukan lockdown. Harusnya minggu ini tadi rapat internal lagi. Bulan februari yang lalu terkendala dengan jadwal reses sehingga anggota tidak bisa kumpul untuk bahas,” jelasnya.

Sementara Sekertaris Komisi II, Bagus Susetyo memprediksikan bahwa rekomendasi kemungkinan akan diundur.

“Dengan edaran Gubernur dan presiden untuk pembatasan sosial sepertinya rekom diundur karena komisi belum bisa melanjutkan membahas,” singkat Bagus.

Sementara dikonfirmasi berbeda Anggota Komisi II, Sutomi Jabir menegaskan rekomendasi tetap akan dikeluarkan dan dilaporkan ke pimpinan Dewan dan tinggal menunggu arahan dari ketua komisi.

“Sekarang kan kita berada dalam suasana yang tidak kita prediksikan sebelumnya, tentu mengenai rekomendasi tentang Perusda pun sedikit terkendala karena ada surat edaran Gubernur mengenai covid 19. Oleh karena itu berimbas pada kinerja, semoga wabah ini cepat berlalu,” urai Sutomo Jabir saat dikonfirmasi via whatsApp, Jumat (20/3/2020).

Lebih lanjut, Sutomo Jabir dirinya telah menyiapkan rangkuman tersendiri tentang Perusda untuk dirapatkan dalam rapat internal Komisi II.

“Secara pribadi saya telah menyiapkan rangkuman sendiri tentang Perusda. Perusda yang disoroti itu MBS dengan BKS, karena kedua Perusda ini yang mau naik status menjadi Perseroda. Kalau BKS sih tidak ada masalah yang terlalu signifikan, tapi kalau MBS, kalau mau naik ke Perseroda harus dan wajib diaudit dulu,” tutupnya. #

Wartawan: Heriman