Covid-19, DPRD Kaltim Minta Penuhi Alat Pelindung Diri untuk Tenaga Medis

oleh -248 views
Sutomo Jabir (Kiri) bersama Akhmed Reza Fachlevi (Kanan).

SAMARINDA, beritakaltim.co- Korban wabah virus Korona terus bertambah, baik kategori Orang Dalam Pemantauan (OPD) maupun Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Masalah tidak hanya hal itu, karena sekarang muncul kecemasan kurangnya persedian Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis.

Hal tersebut mendapat perhatian dari beberapa anggota DPRD Provinsi Kaltim yang langsung menyampaikan pesan agar tenaga medis tetap semangat dan meminta kepada pemerintah agar segera menyiapkan kebutuhan tenaga medis.

“Untuk rekan-rekan tenaga medis, kita tau bahwa dengan kurangnya APD, maka tenaga medis kita sangat rentan dengan tertularnya Covid 19. Oleh karena itu pemerintah harus segera merespon keadaan sekarang dengan menyiapkan anggaran untuk menanggulangi penyebaran virus ini,” ungkap Akhmed Reza Fhaclevi saat dikonfirmasi via whatsApp, Sabtu (22/3/2020).

Dampak dari penyebaran Covid-19 tidak pandang bulu, bahkan semua kalangan bisa tertular virus ini apabila tidak mengindahkan imbauan dari pemerintah.

“Terkhusus kepada rekan-rekan media yang setiap hari di lapangan agar selalu hati-hati dalam liputan, terus semangat sebagai garda terdepan sumber informasi. Tanpa informasi kita juga tidak bisa memantau perkembangan yang ada,” lanjutnya politisi muda partai Gerindra tersebut.

Hal yang sama juga datang dari ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syafruddin, S.Pd. Dia menghimbau kepada awak media harus tetap jaga kesehatan serta selalu waspada dalam menjalankan tugas.

“Jaga kesehatan dan selalu waspada dengan virus korona, jangan sampai tertular dan terjangkit virus korona,” ungkapnya saat dikonfirmasi via whatsApp.

Sementara anggota DPRD Kaltim, Sutomo Jabir mengingatkan kepada awak media agar selalu mengkonsumsi makanan yang bergizi hingga tidak lupa meminum vitamin untuk meningkatkan imun tubuh.

“Tetap semangat, siapkan vitamin dan jangan lupa mengkonsumsi makanan yang bergizi untuk meningkatkan imun tubuh. Percayalah wabah ini akan cepat berlalu. Bagi masyarakat agar selalu menjalankan himbauan pemerintah untuk mencegah penyebaran covid 19,” jelas politisi dapil Bontang, Kutim, Berau tersebut.

Sementara Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Andi M Ishak mengatakan, untuk anggaran pihaknya telah menyiapkan sekitar Rp 17,1 Milyar.

“Jadi untuk anggaran semua sudah disusun dan direncanakan dan pembiayaan telah disiapkan tinggal dibelanjakan dan kami sekarang telah memproses untuk mencari distributor-distributor yang masih tersedia dan kita melakukan untuk pembelian, termasuk juga rumah sakit telah melakukan perencanaan dengan menggunakan anggaran belanja tidak terduga, terutama untuk memenuhi beberapa peralatan yang dibutuhkan dalam menambah kapasitas. Yang saya tau di dinas kesehatan ialah menggeser dana yang ada di dinas kesehatan sebanyak sekitar Rp 17,1 Milyar. Itu kami gunakan untuk pembelian APD dan bahan-bahan lainya,” ungkapnya saat konferensi pers di kantor Dinkes Kalti, Senin (23/3/2020).

Hingga saat ini untuk persediaan APD pihaknya mengatakan, tidak hanya Kaltim yang kurang namun hampir semua daerah mengalami kekurangan APD.

“Bukan hanya kaltim yang kekurangan APD, namun hampir semua daerah,” ujarnya. #

Wartawan: Heriman