Pemkot Bontang Umumkan Status KLB Penyebaran Virus Covid 19

oleh -130 views
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat jumpa pers mengumumkan KLB (Kejadian Luar Biasa) di kota itu setelah ada 2 orang positif Coivd-19 dirawat di RS Taman Husada.

BONTANG, beritakaltim.co – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni tetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) atas kasus wabah Virus Corona (Covid 19), terdapat dua pasien positif korona yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang.

Dikatakan Neni Moerniaeni saat konferensi pers di depan Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Bontang, dua pasien yang positif Covid 19 yang saat ini dirawat di RSUD Taman Husada merupakan satu warga Kota Bontang dan satu warga Kutai Timur yang sudah dirawat satu minggu di RS palang merah Kota Taman, Senin (23/3/2020).

Selain itu, terdapat 1.524 orang yang masuk monitoring Pemerintah Kota Bontang, sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 9 orang, 7 orang pemantauan mandiri di rumah, 2 diantaranya menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium.

“Hingga saat ini, status positif terjangkit covid 19 baru satu orang yang satu orang merupakan warga kutim yang dirujuk ke Kota Bontang mengingat RSUD Taman Husada sebagai rumah sakit rujukan sesuai arahan Gubernur Kaltim,” ungkapnya.

Kata dia, PDP yang sebelumnya 1 orang, akan dikeluarkan dari data Kota Bontang, mengingat berasal dari luar wilayah. Hal ini telah dikonfirmasi melalui Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur. Dengan demikian kasus PDP di Kota Bontang = 1 orang warga Bontang.

“Hingga saat ini status Konfirmasi positif 1 di Kota Bontang,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, Neni menghimbau kepada seluruh masyarakat agar mematuhi himbauan untuk social distancing, hindari keramaian, membatasi jarak dengan orang lain, menjauhi kerumunan, bekerja dan belajar dari rumah, meminimalisir bersentuhan, menunda kegiatan massal.

Menunda perjalanan keluar daerah dan menerima tamu luar daerah, jika saat ini baru datang dari luar negeri atau luar daerah mengikuti himbauan dari Pemkot Bontang dengan melapor ke call center serta isolasi mandiri 14 hari sejak kedatangan.

Meningkatkan higiene sanitasi dengan anjuran dengan lebih sering mencuci tangan dengan sabun, berjemur matahari pagi, memastikan sirkulasi udara baik dan melakukan desinfeksi mandiri di rumah dengan membersihkan permukaan lantai, meja, kursi, gagang pintu, pegangan tangga, komputer dan keyboard, remote, saklar lampu, toilet, wastafel menggunakan bahan-bahan desinfektan yang ada di pasaran sesuai aturan penggunaan.

“Kami menghimbau untuk tetap dirumah, jangan keluar rumah jika tidak perlu,” tukasnya. #