SAMARINDA: Wakil Bupati Kutai Kartanegara Chairil Anwar dan Wakapolres Kompol Bimo Aryanto melaunching Kampung Tangguh Nusantara Beriman, yaitu Dusun Tegal Hanyar di Desa Loa Janan Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Inilah Dusun Tegal Hanyar yang baru saja dilaunching menjadi Kampung Tangguh Nusantara Beriman. Di Dusun ini, tersedia 75 hektar lahan pertanian, buah-buahan dan sayuran, serta budidaya perikanan. Letaknya di Kecamatan Loa Janan Ulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, saat ini sudah mampu memenuhi kebutuhan pangan warga, bahkan dijual ke pasaran.
Wakil Bupati Kukar Chairil Anwar bersama Wakapolres Bimo Aryanto dan unsur desa merasa gembira karena dalam suasana pandemi covid-19, warga desa bisa menjadi mandiri dengan melakukan kegiatan bertani. Meski awalnya untuk memenuhi kebutuhan sendiri, namun potensinya sangat besar untuk dijual memenuhi kebutuhan warga daerah lain.
“Kami mengapresiasi apa yang telah dilakukan masyarakat di Dusun Tegal Hanyar ini. Juga pada jajaran Polri yang telah menginisiasi ide-ide sehingga terwujudkan,” ucap Chairil Anwar, Wakil Bupati Kukar.
Sementara Wakapolres Kukar Kompol Bimo Aryanto mengatakan bahwa ide itu datang dari Kapolri yang kemudian diterjemahkan oleh Kapolres Kukar. Dalam situasi pandemi Covid-19, Polri melihat perlunya kebutuhan pangan yang besar, sehingga masyarakat diajak untuk memproduksi sendiri dengan memanfaatkan lahan-lahan yang ada.
“Ini idenya dari Pak Kapolri yang kemudian diterjemahkan oleh Pak Kapolres Kukar. Jadi melibatkan pihak masyarakat agar tangguh dalam situasi pandemi covid-19 ini,” ujar Wakapolres.
Tiga indikator Kampung Tangguh itu adalah Tangguh dibidang pangan, tangguh bidang kesehatan dan tangguh di bidang keamanan. Menurut laporan Kepala Desa Loa Janan Ulu Supariyo, masyarakat di desanya sangat bersyukur karena bisa memenuhi kriteria itu.
“Kami berterima kasih kepada seluruh inisiatif sehingga kampung tangguh di dusun Tegal Hanyar terwujudkan,” ujar Supariyo.
Usai Launching, wakil bupati dan wakapolres bersama undangan lainnya diajak melihat lahan-lahan pertanian dan perikanan. Di dusun itu sudah ada lumbung pangan, tanaman hidoponik selada, daun seledri dan budiaya ikan lele serta nila.
Laporan Tim Kaltim TV, Hardin
Comments are closed.