BERITAKALTIM.CO- Kabar adanya satu warga Kabupaten Mahakam Ulu terpapar virus Korona membuat kaget dan kuatir warga pedalaman di ujung Kalimantan Timur. Pasalnya, daerah itu adalah satu-satunya kabupaten di Kalimantan Timur yang masih ‘murni’ alias zona hijau tanpa adanya kasus penularan virus pada warganya.
“Ini kasus perdana di Mahakam Ulu. Tapi pasien belum sempat pulang ke Mahakam Ulu. Waktu di Kubar dia melakukan swab mandiri dan terkonfirmasi positif. Jadi yang bersangkutan memilih isolasi mandiri di Kutai Barat,” kata Andi M Ishak, juru bicara tim Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim.
Dengan adanya satu kasus positif di Mahakam Ulu, maka lengkap sudah 10 kabupaten dan kota se Kalimantan Timur ada warganya terinfeksi virus Korona. Setelah lima bulan pandemi covid-19 melanda Benua Etam, baru pada tanggal 7 Agustus 2020 Kabupaten Mahakam Ulu diumumkan ada satu orang warganya terkonfirmasi sudah terinfeksi virus.
“Terakhir, kami laporkan ada satu kasus perdana di Mahakam Ulu terkonfirmasi positif dan kini melakukan isolasi mandiri di Kutai Barat,” ucap Andi M Ishak dalam video conference.
Pasien perdana warga Mahakam Ulu itu seorang laki-laki 29 tahun, warga asal Jawa Tengah yang berdomisili di Mahakam Ulu. Pasien merupakan kasus terkonfirmasi Positif Covid-19 asimtomatis (orang tanpa gejala) hasil pemeriksaan mandiri yang mempunyai riwayat perjalanan dari Jawa Tengah.
Update Covid-19 di Kaltim per 7 Agustus 2020 terjadi penambahan 98 kasus positif baru. Selain 1 kasus di Mahakam Ulu, terbesar adalah di Balikpapan 81 kasus, Samarinda 8 kasus, Penajam Paser Utara 1 kasus dan Kutai Kartanegara 7 kasus.
Dengan penambahan pasien positif baru itu, total di seluruh kaltim yang terkonfirmasi tertular virus adalah 1.799 orang, dengan 1.137 diantaranya sembuh dan 46 orang meninggal dunia. Kini, sebanyak 616 pasien masih dalam proses penyembuhan. #
Comments are closed.