BeritaKaltim.Co

THM di Kota Samarinda Wajib Tutup Sementara, Ini Kata Syarifuddin

BERITAKALTIM.CO- Surat edaran agar menutup Tempat Hiburan Malam (THM) sampai jam 22.00 Wita, mendapat tanggapan dari berbagai pihak. Salah satu anggota DPRD Kota Samarinda, Muh Syarifuddin.

Politisi dari PKB itu mengatakan, adanya surat edaran terbaru tersebut pihaknya berharap agar semua pihak menaati aturan guna menekan angka penyebaran Covid 19 yang masih melonjak di Kota Samarinda.

“Yang namanya aturan wajib ditaati, apalagi ini menyangkut kebaikan bersama. Dengan kita menaati aturan protokol covid 19 secara ketat, maka kita berharap covid-19 ini cepat berlalu,” urai Muh Syarifuddin saat ditemui disalah satu warung kopi di Jalan Juanda, Kota Samarinda, Jumat (2/10/2020).

Selain menaati aturan, Muh Syarifuddin menegaskan pemerintah agar konsisten dan serius dalam mengawasi tempat hiburan malam.

“Kuncinya pemerintah wajib konsisten dalam melaksanakan aturan yang telah dibuat. Oleh karena itu kira nya kita semua harus suport pemerintah dalam menjalankan aturan tersebut,” paparnya.

Sebelumnya satuan tugas percepatan penanganan Covid 19 Kota Samarinda mengeluarkan surat edaran dengan nomor 360/634/300.7 yang berisi sebagai berikut;

Menindaklanjuti laporan akibat Covid 19, Kota Samarinda tertinggi se Kalimantan Timur untuk saat ini dan hasil observasi lapangan tim Satgas Covid-19 Kota Samarinda terhadap pelaksanaan Perwali Nomor 43 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum terhadap pengelolaan tempat hiburan malam dan karaoke di wilayah kota Samarinda, Pertama; ditemukan pelanggaran serius terhadap penegakan disiplin protokol kesehatan. Kedua banyak dijumpai pengunjung tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak dalam waktu yang lama.

Ketiga, tidak maksimal upaya pengelola THM dan Karaoke untuk melakukan disiplin protokol kesehatan. Dan keempat, terlihat kerawanan tersebarnya Covid 19 secara nyata mengingat minimnya upaya pencegahan sistematis.

Setelah mencermati hal tersebut, guna memutus mata rantai penyebaran Covid 19, Pemkot memutuskan untuk pengelola THM dan Karaoke terhitung sejak hari Jumat 2 Oktober 2020 sampai dengan tanggal 8 oktober 2020 dinyatakan ditutup sementara dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan. #

Wartawan: Heriman

Comments are closed.