BERITAKALTIM.CO- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan bantuan kepada akademisi se-Indonesia berupa kuota internet gratis. Hal tersebut sebagai upaya Pemerintah untuk memudahkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di tengah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
Saparudin, Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang mengatakan bahwa yang mendapatkan bantuan tersebut mulai dari siswa, guru, mahasiswa hingga dosen.
“Bantuan Kemendikbud untuk pembelajaran daring. Semua kartu bisa. Karena tidak memilih-milih provider,” ujarnya saat ditemui, Senin (7/9/2020).
Pihaknya pun menyarankan agar mendaftarkan nomor siswa dan guru melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Agar bisa menjaring semua data pendidik mulai dari satuan pendidikan, peserta didik serta pendidik dan tenaga kependidikan.
“Kalau lewat Dapodik, semuanya bisa dapat. Kalau ada nomor teleponnya,” tuturnya.
Terlebih kata Saparudin, batas pendaftaran hanya sampai 11 September 2020. Sehingga akan lebih cepat ketika mendaftar menggunakan Dapodik.
Lanjut, dirinya mengatakan bantuan tersebut nantinya berlaku selama 4 bulan. Yakni, September, Oktober, November dan Desember 2020.
Besaran kuota untuk pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebesar 35 gigabyte (GB) per bulan. Sedangkan untuk para pengajar sebesar 45 GB.
Untuk jumlah murid SD di Kota Bontang sebanyak 19.011 ribu, MI, 1.144, tingkat SMP, 9000 ribu, MTs 985.#
Wartawan : Mr
Comments are closed.