BeritaKaltim.Co

Jatuh Tempo KUA-PPS 30 November, Bappeda Antisipasi Keseimbangan Anggaran

BERITAKALTIM.CO- Jatuh tempo penetapan APBD Murni 2021 Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kian mendekat. Pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilaksanakan hari ini Senin (5/11/2020), DPRD Provinsi Kaltim menetapkan deadline pengumpulan pelaporan Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPS) selambat-lambatnya 30 November mendatang.

Pembagian alokasi anggaran tampak akan cukup sulit. Di tengah gempuran pandemi Covid-19. Pemerintah Provinsi Kaltim dituntut untuk mampu mengatur keseimbangan anggaran secara cepat dan tepat. Tetapi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kaltim Prof. Dr. Ir. H. M. Aswin, M mengatakan bahwa pihaknya optimis kelengkapan laporan akan tepat waktu, meskipun perlu melewati berbagai prosedur yang ada.

“Kalau saya rasa sebentar saja, tenggat waktunya bisa saja, tapi inikan banyak orangnya, perlu pembahasan, waktu dan sebagainya”.

Terkait persoalan platform pemanfaat anggaran yang akan difokuskan untuk penangan Virus Covid-19, Aswin mengatakan bahwa pihaknya masih belum memasukkan detailnya pada APBD Murni 2021 nanti. Sebab, masih belum ada instruksi dari pusat terkait refocusing anggaran untuk penanganan hal tersebut.

“Itu arahan dari Jakarta untuk merubah anggaran daerah itu, itu ada perintah dari UU dan presiden, dipotong sekian dan seberapanya, kalau sekarang kami belum terima, baru yang kemarin saja,” sebutnya.

Namun, Aswin mengatakan bahwa pihaknya sudah menghitung dan mengantisipasi sisa anggaran APBD 2021 yang ada untuk pembangunan Kaltim. Sebab sekarang ini, ia menjelaskan bahwa pihak Pemerintah Derah sedang berfokus pada kebijakan Hilirasi Industri untuk mendukung ekonomi kawasan dan ekonomi kerakyatan.

“Nah dalam perjalanannya, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) kita arahnya dirubah, untuk yang tadi, ditambah dengan pemulihan ekonomi dan reformasi sosial yang dimana itu adalah bagian dari kegiatan yang berkaitan dengan penanganan covid-19 ini,” pungkas Aswin. #

Wartawan: Sam

Comments are closed.