BeritaKaltim.Co

Melanggar Perwali, 193 Kafe dan THM Ditindak

BERITAKALTIM.CO- Tempat hiburan malam (THM) dan kafe yang melanggar aturan pembatasan jam malam akan ditutup paksa operasional kafenya oleh Pemerintah Kota Balikpapan. Jumlahnya, hingga saat ini melakukan pelanggaran sebanyak 193.

“Kita datangi usahanya untuk ditutup, karena telah melewati jam malam. meteka sempat berdebat, namun akhirnya tutup juga,” kata Kepala Bidang Keamanan dan Penegakan Hukum Tim Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan Zulkifli, Selasa( 6/10/2020).

Zulkifli menjelaskan dari 193 usaha yang ditertibkan tersebut, merupakan hasil razia yang dilakukan oleh Tim Satuan Tugas Covid-19 Kota Balikpapan sejak mulai diberlakukan aturan jam malam pada 7 September 2020 hingga 5 Oktober 2020.

Sebagian besar pelaku usaha yang ditertibkan bergerak di bidang usaha kafe dan tempat hiburan malam. Tempat usaha itu terbukti melanggar aturan jam malam, sehingga berpotensi menimbulkan kerumunan orang.

“Sesuai dengan Perwali terdapat 4 sanksi, pertama secara tertulis, lisan, masker atau dengan denda sebesar Rp250 ribu,” jelasnya ketika ditemui di kantor Pemkot Balikpapan.

Menurutnya, pihak Satpol PP akan memanggil sedikitnya 3 pemilik tempat hiburan malam untuk dimintai keterangan, karena telah beberapa kali melanggar aturan jam malam.

“Ketiga THM yang melanggar jam operasional itu ada di wilayah Kecamatan Balikpapan Kota.

“Kalau kafe (THM) itu Rp250 ribu, dan kalau dilakukan berulang-ulang akan dipanggil untuk ditanyakan kenapa melakukannya lagi. Jika alasannya tidak bisa diterima, kita teruskan penindakan,” tegasnya. #

Wartawan: Thina

Comments are closed.