BeritaKaltim.Co

Faskes Mulai Terapkan Tarif PCR Rp 900 Ribu

BERITAKALTIM.CO- Fasilitas kesehatan (faskes) di Balikpapan mulai menerapkan tarif PCR sebesar Rp 900 ribu, sesuai Surat Edaran Kementerian Kesehatan tentang Batasan Tarif Tertinggi Pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Edaran tersebut mengatur tarif tertinggi untuk pemeriksaan RT-PCR termasuk pengambilan swab adalah Rp 900 ribu. Batasan tarif tersebut berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriksaan RT-PCR atas permintaan sendiri/mandiri.

Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dari klinik Prodia yang pada hari ini mulai menerapkan tarif PCR Rp 900 ribu. Kemudian Laboratorium PCR RSPB juga akan melayani PCR dengan tarif Rp 900 ribu mulai Senin, 12 Oktober 2020.

“Karena Lab PCR RSPB sudah memiliki antrean untuk swab test PCR hingga Sabtu ini dan telah membayar lunas. Jadi tarif baru dapat diterapkan mulai Senin,” tutur Andi Sri Juliarty, seusai pres rilis Rabu (7/10/2020).

Hingga hari ini, Dinas Kesehatan Balikpapan masih menunggu informasi dari klinik dan laboratorium lain dalam penyeraman tarif PCR.

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan mengatakan, memang tidak serta merta langsung seragam.

“Silakan saja klinik atau kesehatan melakukan upaya ke Kementerian Kesehatan untuk menyampaikan pertimbangan. Tapi pada prinsipnya karena ini kebijakan dari pemerintah pusat, cepat lambat harus diseragamkan,” ungkap Wali Kota Rizal Effendi.

Saat jumpa pers di Kantor Wali Kota hari ini, Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan melaporkan terdapat penambahan 24 terkonfirmasi positif, 33 selesai isolasi, dan tidak ada kasus meninggal. #

Wartawan: Thina

Comments are closed.