BeritaKaltim.Co

Rustam Dorong Wacana PembangunanPasar Tanjung Limau Menjadi Permanen

BONTANG, BERITAKALTIM.CO–Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang Rustam, mendorong agar melakukan pembangunan pasar permanen, yakni pasar seng di Tanjung Limau.

Hal ini pun menjadi cara untuk antisipatif, jika ada pedagang yang enggan pindah ke pasar rakyat lainnya yang ada di Kota Bontang. Yak ni, Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin), Pasar Taman Citra Mas, dan Pasar Taman Telihan.

Rustam menyampaikan, pemerintah harus bisa mengakomodir untuk keperluan pedagang pasar seng. Ketika mereka nantinya masih tidak mau pindah ke pasar lain.

Dengan begitu, pemerintah wajib memikirkan solusi terbaik. Jangan sampai terjadi permasalahan yang berlarut ketika relokasi pedagang pasar seng terjadi.

Menurutnya, ini tak menjadi persoalan, untuk Pemerintah memilih agar mengubah bentuk pasar seng jadi lebih tepat. Terlebih posisi pasar seng ini tak begitu jauh dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Tanjung Limau.

“Apalagi itu kan dekat dengan TPI. Jadi hasil ikan bisa langsung masuk ke pasar. Nanti coba saya ajukan ke mitra Komisi II lainnya,” tuturnya, usai mengikuti rapat paripurna ke-9 DPRD Bontang. Di Ruang Auditorium 3 Dimensi, Senin (12/10) pagi.

Ia menambahkan, jika pasar seng akan dibangunkan gedung baru. Menurutnya, pasar tersebut diperuntukan khusus bagi perdagangan hasil laut. Dengan pertimbangan, lokasi pasar di pesisir dan berdekatan dengan TPI Tanjung Limau.

Politisi dari Partai Golkar itu juga menuturkan, dengan adanya pasar seng sebenarnya telah melanggar tata ruang di Bontang. Artinya, status pasar seng ini ilegal. Tidak seperti 3 pasar lainnya. Sebab, adanya bangunan yang dibangun sekedarnya, yang membuat lingkungan sekitar menjadi terlihat berantakan dan kumuh.

“Mulai tata ruang, terkait masalah keselamatan dan segala macem, sepertinya ini sudah tidak benar. Kita lihat sendiri bagaimana proditnya luar biasa. Dan tidak mendapatkan apapun disana,” ujarnya.

Dengan begitu, dirinya akan melakukan kajian dan harus tetap dilaksanakan untuk membangun kepentingan bersama.

“Nanti kita liat dulu kajiannya seperti apa. Tapi, kalau saya liat itu memang cocok untuk pasar ikan. Tapi kita kembali lagi, kita liat kajiannya seperti apa. Ini baru sekadar saran saya. Tapi akan tetap disampaikan,” tandasnya.#

Wartwan : Ph

 

Wartwan : Ph

Comments are closed.