BeritaKaltim.Co

200 Indikator SDGs Dibahas Bappeda se-Kaltim

BERITAKALTIM.CO– Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan rapat koordinasi pemantauan dan evaluasi pelaksanaan Rendana Aksi Daerah (RAD) Sustainable Development Goals (SDGs) Tahun 2019-2023 pada Senin pagi (26/10/2020).

Rapat dilaksanakan via online, mengundang seluruh Kepala Bappeda Kabupaten/Kota di Kaltim. Dalam rapat itu dibahas mengenai pengintegrasian 200 Indikator SDGS global ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Dalam sambutannnya. Kepala Bappeda Kaltim Prof. Dr. IR. H. M. Aswin MM menyampaikan bahwa program SDGS ini diharapkan bisa secara khusus diaplikasikan di daerah Kabupaten/Kota yang melaksanakan Pilkada serentak tahun 2020.

Aswin mengatakan, kurang lebih sudah ada 5 daerah yang menyetorkan Draft/Matriks rencana aksi daerah dalam rapat tersebut.

“Samarinda, Kubar, Kukar, dan beberapa daerah lain sudah menyusun dan menyampaikan, sisanya mungkin sudah merancang cuman belum mengkoordinasikan,” ucap Aswin Senin (26/10/2020).

Aswin mengatakan, program-program khususnya seperti pengurangan stunting, penuntasan kemiskinan, pengangguran dan pemberdayaan masyarakat dimasukkan dan ditransformasikan dalam rencana aksi yang masuk dalam RPJMD tersebut.

“Apa yang menjadi keputusan PBB kita upayakan untuk menjadi indikator program di Kaltim,” sambungnya.

Kemudian dalam acara tersebut juga dilakukan sosialisasi dashboard sistem pengintegrasian pembangunan. Sosialisasi tersebut, dilaksanakan untuk memberitahu secara lebih mendalam mengenai sistem yang kelak mempermudah memasukkan data SDGS tersebut.

“Kita mensosialisasikan dan memberitahukan kepada tiap-tiap OPD daerah agar bisa mudah dalam melakukan pengisian,” pungkas Aswin. #

Wartawan: Sam

Comments are closed.