BeritaKaltim.Co

Terkait Lahan Kemenag, Rustam Minta Masalah Bisa Terselesaikan

BONTANG, BERITAKALTIM.CO- – Komisi II dan III DPRD Bontang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kementerian Agama (Kemenag) Bontang, Badan Pertanahan Nasional (BPN), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan), Senin (26/10/2020).

Rapat itu, menindaklanjuti pengajuan hibah lahan oleh Kemenag Bontang kepada Pemkot Bontang yang hingga kini belum terealisasi. Sehingga dilakukanlah fasilitasi kembali oleh DPRD Bontang.

“Kami minta kejelasan dari masing-masing instansi yang hadir nanti sudah seperti apa progresnya dan dimana kendalanya,” tutur Ketua Komisi II, Rustam.

Rustam pun berharap, dalam rapat tersebut permasalahan dapat terselesaikan. Bahkan lahan itu bisa segera dihibahkan.

“Agar ketika ada bantuan, tidak terhalang dengan status lahan,” sebut politisi Golkar itu.

Sementara itu, Mewakili Kepala Kemenag Bontang, Kasi Pendidikan Islam (Pendis) Sultani berujar, sejak 28 September 2020 lalu, Kemenag Bontang telah menyelesaikan administrasi terkait permohonan penghibahan lahan.

Kata dia, ada 3 item lahan yang minta dihibahkan dari Pemkot Bontang kepada Kemenag. Pertama, lahan Gedung Kantor Kemenag saat ini yang berlokasi di Jalan Piere Tendean, Bontang Kuala seluas 6.616 meter persegi. Kedua, lahan di Gedung Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Jalan Piere Tendean, Bontang Kuala seluas 6.871 meter persegi. Dan ketiga, lahan di gedung Kantor Urusan Agama (KUA) Bontang Barat yang berlokasi di Jalan Tarakan Kelurahan Gunung Telihan seluas 1.448 meter persegi.

“Harapan kami di RDP ketiga ini sudah ada titik terang,” ujar Sultani.

Kata dia, belum dihibahkannya lahan ini ke mereka, berefek pada sulitnya mendapatkan bantuan akibat terhalang regulasi. Contohnya saja saat banjir rob yang melanda Bontang Kuala beberapa waktu lalu, gedung mereka ikut tergenang dan menimbulkan sejumlah kerusakan.

“Namun saat kami mau mengajukan bantuan untuk merehab gedung, terkendala dengan status lahan,” paparnya.

Saat ini kata Deddy, proses peninjauan lapangan juga telah dilakukan BPKA ke Kemenag Bontang. Rencananya, proses penghibahan lahan akan dilakukan pada pekan kedua November mendatang.#

Wartawan : Faza.

Comments are closed.