BeritaKaltim.Co

Di Samarinda, 4 Kecamatan Ini Masih Zona Merah

BERITAKALTIM.CO- Empat kecamatan di Kota Samarinda masih berada di zona merah penyebaran virus Korona, yaitu lantaran tingginya jumlah warga dirawat karena terkonfirmasi Kecamatan Samarinda Ulu 118 orang, Kecamatan Sungai Kunjang 117 orang, Kecamatan Loa Janan Ilir 60 orang, Kecamatan Sungai Pinang 56 orang.

Peta sebaran Covid-19 yang disampaikan Dinas Kesehatan Kota Samarinda pertanggal 27 Oktober 2020 itu menjadi bahan rapat koordinasi (Rakor) Forkompinda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Samarinda di Ruang Rapat Utama Polresta Samarinda Lantai II, Jalan Slamet Riyadi No 1 Kelurahan Karang Asam Ulu, Selasa (27/10/2020).

Dengan mengusung tema tentang Penanggulangan dan Pencegahan Covid-19, Antisipasi PAM Urnas dan Pilkada Walikota Tahun 2020, Rakor dipimpin oleh Seketaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Sugeng Chairuddin dan dihadiri Dandim 0901/SMD Kol Inf Oni Kristiyono SH, Kapolresta Samarinda Kombespol Arif Budiman S.I.K M.SI beserta pejabat Polresta, Kodim, dan Pemkot.

Dalam paparannya, Sugeng Chairuddin menjelaskan, ada tiga fokus utama penanganan Covid-19 yaitu penurunan kasus terkonfirmasi harian, Recovery Rate atau peningkatan angka pemulihan dan Fatality Rate atau penurunan angka kematian.

“Kami buat menjadi 3 fokus utama, yakni penurunan kasus terkonfirmasi positif harian, Recovery Rate peningkatan angka pemulihan dan Fatality Rate angka kematian,” urai Sugeng.

Sementara itu, Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arif Budiman, dalam sambutannya mengatakan ada 3 strategi utama yang menjadi fokus penanganan covid oleh Satuan Tugas Covid-19 di Kota Samarinda, yaitu Strategi I mengenai perubahan perilaku dan deteksi awal penyebaran covid-19, Strategi II pembangunan pusat-pusat karantina dan sosial, dan Strategi III manajemen perawatan Covid-19.

“Dalam penanganan strategi utama Covid-19 kita harus mendorong perilaku masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, juga memperkuat fasilitas karantina terpusat disediakan untuk pasien asymptomatic dan ringan sehingga rumah sakit tidak penuh, mencegah penularan dalam keluarga dan terakhir menerapkan protokol standar terapi penanganan pasien,” urainya.

Diketahui, data daya tampung balai atau rumah karantina yang juga tempat isolasi penanganan Covid-19 di Kota Samarinda dengan kapasitas 135 kamar, yang sudah terisi saat ini 78 kamar dan tersisa 57 kamar. Gugus tugas sendiri optimis akan ada penurunan penyebaran Covid-19 di masyarakat. #

Wartawan : Ahmadi

Comments are closed.