BeritaKaltim.Co

KPU Segera Gelar Debat Perdana Calon Walikota dan Wakil Walikota Bontang

 

BONTANG, BERITAKALTIM.CO–Debat publik calon Wali Kota Bontang akan digelar perdana di Hotel Grand Mutiara pada pukul 19.30 Wita. Sabtu (31/10/2020)

Debat Pilkada tersebut mengusung tema meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memajukan daerah, dan penanganan Covid-19. Durasi yang ditentukan selama 90 menit dan ditambah 30 menit untuk jeda iklan, sehingga totalnya ada 120 menit. Debat publik akan disiarkan secara langsung melalui live streaming di facebook dan youtube KPU Bontang, dan di salah satu stasiun televisi lokal.

Latar belakang para tim penyusun cukup beragam. Mulai akademisi, profesional, dan tokoh masyarakat. Namun, lebih didominasi oleh akademisi.

Nantinya, debat publik dibagi menjadi 6 segmen. Mulai segmen pemaparan visi-misi, pendalaman visi-misi, interaksi antara moderator dan paslon, ada pula antar paslon dengan paslon yang lain, dan diakhiri dengan closing statement atau pernyataan penutup.

“Kami hanya fasilitasi tempat, materi ya dari mereka (panelis), yang jelas lebih mengarah kepada kebijakan, menggali kebijakan strategi yang akan dilakukan calon wali kota kedepannya,” ujar Komisioner KPU Divisi Hukum Saparuddin.

Mengingat masih pandemi, maka undangan pun dibatasi. Yang diperbolehkan hadir hanya dari KPU 5 orang, Bawaslu Bontang 2 orang, pendamping 2 orang, LO 1 orang, dan tim kampanye sebanyak 4 orang.

Lanjutnya, tim kampanye juga boleh melakukan nonton bareng, dengan catatan harus melapor ke Polres Bontang. Menerapkan protokol kesehatan, dan massa yang dikumpulkan tidak boleh lebih dari 50 orang.

“Kalau hanya tim saja yang nonton bareng tanpa ada masyarakat lain ya tidak perlu lapor, sama juga kalau yang nobar hanya masyarakat, tidak ada tim kampanye juga boleh saja tanpa melapor,” jelasnya.

Masyarakat diharapkan bisa menyaksikan pelaksanaan debat tersebut untuk melihat sejauh mana pengetahuan dan wawasan calon wali kota yang akan dipilih.

Jika nantinya, didapati ada yang melanggar, maka dikatakan Saparuddin akan dikenai sanksi bahkan sampai pada pembubaran.

“Itu ranah Bawaslu, makanya harus hati-hati, semua ada aturannya,” sebutnya.#

Wartawan : JIS

Comments are closed.