BeritaKaltim.Co

Dewan Menilai Penanggulangan Banjir Belum Maksimal

BERITKALTIM.CO- Bukan hanya permasalahan pandemi Covid-19, persoalan lain yang harus diwaspadai Pemerintah Kota Balikpapan adalah banjir. Terlebih hujan deras kerap mengguyur akhir-akhir ini. Khususnya dalam waktu satu minggu ke belakang, intensitas hujan di Kota Minyak cukup tinggi.

Anggota Komisi III DPRD Balikpapan Syarifuddin Oddang meminta kepada Pemerintah Kota Balikpapan agar lebih serius dalam mengatasi persoalan banjir.”Jika terjadi hujan cukup deras, dapat mengakibatkan banjir di beberapa kawasan,” kata Oddang, Rabu (28/10/2020).

Oddang mengatakan perlunya melakukan kajian kembali terhadap beberapa proyek penanggulangan banjir. Pemerintah kota harus menyiapkan masterplan penanganan banjir yang matang. Mulai dari pemetaan kawasan rawan hingga penanggulangan banjir di Kota Minyak.

“Jangan sampai penanggulangan banjir menjadi tidak berimbang antara anggaran yang dikucurkan dengan kondisi di lapangan,” kata Oddang kepada awak media Beritakaltim.co.

” Coba lihat proyek yang telah dikerjakan di Graha Indah, malah menyebabkan banjir dan terkesan buru buru pengerjaanya tanpa melihat situasi dan kondisi sekitar jalan,” tegasnya.

Pihaknya akan meminta penjelasan kembali dan menjadwalkan RDP kepada sejumlah OPD terkait mengenai banjir yang kerap melanda beberapa titik di Balikpapan. Antara lain pada Dinas Perkerjan Umum (DPU), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) serta Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT).

“Komisi III akan menjadwalkan kembali Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan OPD terkait tersebut untuk membahas soal banjir. Jangan sampai ada yang saling menyalahkan,” pungkas anggota DPRD Dapil Balikpapan Utara. #

Wartawan: Thina

Comments are closed.