BONTANG, BERITAKALTIM.CO–Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bontang membubarkan pemaparan LSI Denny JA dan JIP prihal hasil temuan dan analisis survei Pilkada Bontang di salah satu kafe di Bontang Kuala, Minggu (1/11/2020) malam.
Saat kegiatan memasuki sesi tanya jawab usai awak media mendengarkan pemaparan LSI tersebu tiba-tiba Ketua Bawaslu Bontang Nasrullah, dan Agus Susanto, Komisioner Bawaslu Bontang. Dan langsung menghentikan kegiatan tersebut.
Nasrullah mengatakan, jika kedatangan pihaknya ialah untuk mencegah terjadinya kegaduhan dimasyarakat dan menanyakan legalitas LSI Denny JA apakah terdaftar di KPU Bontang, pihak LSI mengatakan tidak memiliki izin dari KPU.
“Informasi yang saya dapat dari Ketua KPU, yang memiliki ijin melakukan survei hanya satu yakni lembaga survei Indobarometer sedangkan LSI Denny JA tidak terdaftar,” jelas Nasrullah usai membubarkan kegiatan malam itu.
Katanya, pihak LSI seharusnya meminta izin terlebih dahulu kepada KPU Bontang agar hasil survei dari LSI tersebut tidak menjadi polemik pada masyarakat Bontang.
Lanjutnya, jika merujuk pada peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 8 Tahun 2017 Pasal 47 menyebutkan bahwa Lembaga Survei yang menyebarluaskan hasil survei elektabilitas kandidat calon kepala daerah wajib terdaftar di KPU Setempat paling lambat 30 hari sebelum pemungutan suara.
“Jangan sampai hasil lembaga survei ini membuat kegaduhan di masyarakat Bontang, ungkapnya.
Sementara pihak LSI Denny JA mengklaim telah melaporkan kegiatan itu kepada pihak Polres dan Kesbangpol Kota Bontang namun untuk melakukan rilis survei semestinya harus mendapat izin KPU.
“Kalau lapor ke Kesbangpol memang wajib karena Kesbangpol merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah,” bebernya.
“Besok kita jadwalkan memanggil mereka, dan untuk kegiatan malam ini akan kami telusuri apa ada tindakan pidana yang dilakukan lembaga ini,” sambungnya
Sekedar informasi, Kegiatan yang dilaksanakan pun terhenti. Disaat awak media telah melakukan konfirmasi kepada Bawaslu pihak LSI sudah tidak ada di lokasi. Dan hingga berita ini diturunkan awak media ini belum mendapatkan klarifikasi dari LSI Denny JA.#
Wartawan : Jis
Comments are closed.