BeritaKaltim.Co

Taman Samarinda Dipersiapkan Menjadi Ruang Bermain Ramah Anak

BERITAKALTIM.CO- Dalam rangka persiapan standarisasi Ruang Bermain Ramah Anak di Taman Cerdas, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) Samarinda mengadakan Sosialisasi Simulasi Bencana Kebakaran dan Prosedur Tanggap Darurat yang diikuti oleh para pengelola Taman Cerdas. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pertemuan PKK Kota Samarinda yang berlokasi di Taman Cerdas Jalan Ruhui Rahayu, Selasa(3/11/2020).

Turut dihadirkan sebagai pemateri yaitu dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Kota Samarinda.

Sekretaris DP2PA Samarinda, Deasy Apriyani mengatakan melalui sosialisasi ini diharapkan bisa mengantisipasi bencana yang sering melanda Kota Tepian yaitu kebakaran dan bencana banjir khususnya pecegahan di Taman Cerdas.
“Sosialisasi ini untuk pengelola Taman Cerdas yang terdiri dari anggota penyapu, pemeliharaan taman, Satpol PP, Ketua RT, Pengelola gedung PKK dan Dharma Wanita Persatuan,” urai Deasy.

Hal ini juga diungkapkan oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Nina Endang Rahayu mengapresiasi kegiatan yang dilakukan DP2PA dalam rangka menyiapkan taman bermain yang ramah anak. Melalui penyuluhan ini Nina berharap resiko bencana kebakaran di Kota Samarinda berkurang, serta bisa memberikan pengetahuan kepada masyarakat dalam penanganan kebakaran termasuk langkah-langkah dalam mengurangi resiko terjadinya kebakaran tersebut.

“Jangan dianggap sepele hal-hal untuk mengantisipasi kebakaran dan bencana banjir. Memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pencegahan dini dan penanggulangan kebakaran hal ini sangat penting,”Tegas Nina dalam sambutannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Nursan dalam penyampaian materinya mengatakan bahwa saat ini banyaknya musibah kebakaran terjadi di Kota Samarinda karena korsleting listrik, Kompor, hingga kebocoran tabung gas Elpiji.

“Kalau kompor dan tabung gas LPG masyarakat bisa menggunakan karung kain yang dicelupkan atau dibasahi terlebih dahulu menggunakan air. Nah, kalau untuk aliran listrik bagaimana Kita bisa gunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak memungkinkan.” urainya. #

Wartawan : Ahmadi

Comments are closed.