BeritaKaltim.Co

Masyarakat di Kusnodo Keluhkan Jalan Rusak, Komisi III Panggil PT Pertamina Gas dan PT Pupuk Kaltim.


BONTANG, BERITAKALTIM.CO–Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang Amir Tosina menututkan, adanya keluhan dari masyarakat, terkait dengan jalan rusak yang ada di Jalan Kusnodo, Kelurahan Belimbing.

Hal itu Ia sampaikan saat usai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), PT Pupuk Kaltim dan PT Pertamina Gas guna menemukan solusi bagaimana penyelesaian kedepannya, bertempat di Ruang Rapat Lantai II Sekretariat DPRD Kota Bontang, Selasa (03/11/) pagi.

“Kami tadi menghadirkan tiga pihak, sengaja kami mengundang sesuai dengan permintaan dan aduan masyarakat. Bahwa sampai saat ini persoalan belum selesai. Dan sudah lama sekali masyarakat memohon perbaikan jalan yang runtuh itu, namun tidak ada perhatiannya,” ucap Amir Tosina saat ditemui awak media.

Lebih jauh Ia menjelaskan, nyatanya akses jalan tersebut belum ada penyerahan kepada pihak pemerintah. Dengan begitu, pihak Pemkot tidak bisa menindaklanjuti. Sebab, masih dalam kawasan PT Pertamina Gas karena menjadi akses pihak perusahaan, Pertamina Gas dalam pekerjaan memanfaatkan pemeliharaan dan pekerjaan pemeliharaan pipa.

“Nah, dengan adanya penjelasan dari Dinas PUPR tadi bahwa itu jelas belum ada penyerahan ke kami, sehingga tidak bisa ditindaklanjuti. Saya sangat apresiasi keterangan alasan dinas tadi,” tuturnya.

Maka dari itu politisi Partai Gerindra ini, meminta dengan tegas kebijakan yang diberikan oleh PT Pertamina Gas dalam hal membantu pengaksesan jalan bagi masyarakat disekitar jalan tersebut.

“Tentu disini kami meminta kebijakan dari pihak pertagas, untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat disekitar situ, seperti memberikan kewajiban kepada warga setempat. Jadi saya sangat tidak setuju. Karena jalan itu sangat penting bagi masyarakat disekitar sana,” tegasnya.

Diketahui 10 tahun lamanya badan Jalan Kusnodo tersebut mengalami kerusakan parah hingga ambruk. Namun, hingga saat ini masyarakat setempat masih menggunakan akses jalan masuk perbatasan antara Kota Bontang dengan Kabupaten Kutai Timur (Kutim).#

Wartawan : Ph

 

Comments are closed.