BeritaKaltim.Co

Penayangan Iklan Kampanye Paslon di Samarinda Dimulai pada 22 November

BERITAKALTIM.CO- Sampai saat ini, KPU Samarinda masih berada di tahapan kampanye. Telah diketahui bahwa kampanye sudah dimulai sejak 26 September hingga 5 Desember 2020 mendatang. Berarti, pasangan calon (paslon) menjalani kampanye selama 71 hari.

KPU juga telah mengadakan dua kali debat publik. Pertama untuk calon wali kota pada 18 Oktober dan untuk calon wakil wali kota pada 10 November lalu. Dalam waktu dekat, yakni 2 Desember nanti adalah puncak dari debat yang mempertemukan ketiga paslon bersama.

Disampaikan M Najib selaku komisioner Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipan Masyarakat, dan SDM bahwa pada 22 November ini, KPU akan menayangkan iklan paslon di radio selama 60 detik, di televisi selama 30 detik, dan di media cetak selama 14 hari dan dimuat 1 halaman. Terhitung sejak 22 November sampai 5 Desember 2020.

“Tahapan yang masih berjalan dan berada di penghujung adalah sosialisasi, yang akan berakhir pada menjelang masa pencoblosan pada 8 Desember 2020,” ungkap Najib saat ditemui pada Rabu (11/11/2020).

Terkait dengan iklan kampanye yang akan ditayangkan, materinya sesuai dengan ketentuan PKPU Nomor 4/2017 dan diatur pula di PKPU Nomor 11/2020 menyebutkan bahwa desain iklan kampanye untuk TV, radio, dan media cetak ditentukan berdasarkan durasi.

Pembuatan atau produksi dari desain iklan tersebut menjadi tanggung jawab masing-masing paslon. Sebelum masa 14 hari penayangan, KPU harus menerima desain dan materi iklan kampanye untuk diverifikasi. Termasuk untuk memastikan ketetapan durasi dan tidak ada kampanye hitam.

“Kalau verifikasi sudah dilakukan dan dinyatakan memenuhi syarat dan layak diiklankan, KPU akan berkoordinasi dengan media untuk ditayangkan,” jelasnya.

Iklan nanti akan ditayangkan secara bergiliran dan adil. Misal di salah satu media cetak, elektronik, atau radio menampilkan sesuai dengan nomor urut 1, 2, dan 3. Namun di media lain, urutannya bisa diacak. Itu akan disepakati oleh LO paslon di rapat koordinasi terkait pola penayangan. Di rapat tersebut, nanti juga akan dibahas media mana saja yang akan tampilkan iklannya. #

Wartawan: Hard/*

Comments are closed.