BeritaKaltim.Co

KONI Kaltim Gelar Penataran Pelatih Guna Persiapan Berlaga di PON Papua

BERITAKALTIM.CO- Dalam rangka meningkatkan kemampuan pelatih cabang olahraga yang berlaga di PON ke-XX Papua tahun 2021, Komite Olahraga Nasional Indonesia(KONI) Kaltim menyelenggarkan kegiatan penataran pelatih di Hotel Harris Jalan Untung Suropati. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari 17-19 November 2020, diikuti oleh 88 pelatih dari 33 cabang olahraga yang tergabung didalam Training Centre(TC) Mandiri Koni Kaltim.

Nantinya, para pelatih yang mengukuti kegiatan ini akan mendapat sertifikat yang dikeluarkan Badan Standarisasi dan Akreditasi Nasional Keolahragaan (BSANK).

Adapun pemateri yang dihadirkan yaitu Arsyad, Sondi Sampurno dan Lilik Sudarwati yang merupakan perwakilan dari BSANK. Selain itu, ada pula Dikdik Zafar Sidik dan Lucky perwakilan dari konsultan teknik KONI Kaltim.

Ditemui di sela-sela acara, Rabu (18/11/2020), Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Wakil Ketua II Koni Kaltim, Sumarlani menjelaskan tujuannya diadakan kegiatan tersebut ialah guna mempersiapkan pelatih yang berlaga di PON ke-XX Papua tahun 2021. Dalam hal ini, KONI Kaltim memastikan pelatih yang berlaga di PON Papua nanti tidak ada lagi pelatih yang tidak berstandar Nasional.

“Penataran pelatih ini semata-mata tujuannya untuk meningkatkan prestasi Kaltim pada PON yang akan datang di Papua, kualitasnya kita tingkatkan. Sebenarnya, kita yang lebih dulu melaksanakan kegiatan ini dibanding Provinsi-provinsi lain,” urainya.

Ditambahkannya, dalam masa pandemi Covid-19 yang belum mereda, KONI kaltim tetap mengedepankan protokol kesehatan bagi cabor-cabor yang sedang melaksanakan kegiatan pemusatan latihan(Training Centre). Namun, dikatakannya hal itu tidak menghalangai target KONI Kaltim untuk meraih banyak medali pada PON Papua mendatang.

“Kondisi Covid persiapan latihan tetap jalan, kita tetap mengutamakan protokol kesehatan. Karena target kami minimal mempertahankan Kaltim berada di lima besar.” tutupnya. #

Wartawan : Ahmadi

Comments are closed.