BeritaKaltim.Co

Hutan Anggrek di Kenohan, Masih Jarang Dikunjungi Wisatawan

BERITAKALTIM.CO- Tidak hanya wisata budaya dan sejarah, Kutai Kartanegara juga menyimpan potensi wisata alam yang lengkap. Bayangkan, ada hutan Anggrek yang belum dikelola maksimal agar menjadi destinasi wisata yang membangkitkan ekonomi kreatif masyarakat sekitar.

Kawasan hutan Anggrek itu berada di daerah pehuluan Kutai Kartanegara. Tepatnya di Solong Pinang Abang yang masuk wilayah administratif Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Hamparan pasir putih dan rimbunan belukar menjadi lokasi favorit tumbuhnya anggrek di Kecamatan Kenohan, Kukar.

Dengan hutan kayu serta hamparan pasir putih inilah, membuat hutan anggrek tersebut sangat menabjubkan mata. Namun untuk mencapai ke lokasi tersebut, membutuhkan waktu selama tiga puluh menit dengan menggunakan transportasi sungai perahu ketinting.

Sesampainya di lokasi, kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki sembari menyusuri tepi danau dan rawa basah serta hutan selama tiga jam.

Meski jauh dan melelahkan, sepanjang perjalanan selama tiga jam ini disajikan pemandangan unik, semak belukar maupun rumput liarnya.

Sekretaris Camat Kenohan Kaspul menyebutkan, hutan anggrek ini sendiri dinamakan oleh warga setempat dengan sebutan Solong Pinang Abang, dimana anggrek tumbuh di tanah berpasir putih serta berlindung di balik pohon rindang.

Beragam jenis anggrek itupun seolah berlomba tumbuh di antara akar pepohonan dan batang pohon, sehingga hal tersebut sangat memukau mata.

Sayangnya, saat beritakaltim.co berkunung ke kawasan itu, tak banyak anggrek yang berbunga karena belum musimnya. Hanya ada beberapa bunga anggrek yang belum merekah. Salah satu jenis yang terlihat unik adalah anggrek dengan daun bunga berwarna putih serta di sisi dalamnya berwarna kuning dan ungu.

“Untuk luas areal itu sendiri mencapai 400 hektar dan hampir semuanya merupakan hutan anggrek yang potensi sangat luar biasa,” ungkap Kaspul.

Kaspul mengatakan, lokasi pusat hutan anggrek di Solong Pinang Abang ini sendiri berdasarkan temuan warga sebanyak tujuh titik, dan masing-masing dinamakan sesuai angka yang dihitung dari tepi danau.

Kawasan Hutan Anggrek Solong Pinang Abang Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara, diliat dari udara.

Penemuan hutan anggrek itu sendiri sudah diketahui beberapa tahun silam, hanya saja belum ada penjelajahan lebih lanjut.

“Solong Pinang Abang ini menjadi destinasi kita, idola kita yang patut dilestarikan untuk kunjungan wisata, dan ini membuka lapangan kerja dan lain-lain. Jadi memang kawasan ini rata-rata anggreknya bermacam-macam, tidak ada selain di Kecamatan Kenohan anggrek banyak macamnya,” pungkas Kaspul.

Untuk diketahui, hutan ini masih masuk dalam kawasan budidaya kehutanan, status tersebut membuat kawasan hutan anggrek melarang aktivitas selain aktivitas kehutanan. #

Wartawan: Fai

Comments are closed.