BeritaKaltim.Co

Pengadilan Agama Balikpapan Tutup Sementara, Satu ASN Positif

BERITAKALTIM.CO- Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan menghimbau kepada Kantor Pengadilan Agama Kelas 1A Kota Balikpapan yang berlokasi di Jalan Syarifuddin Yoes Balikpapan Selatan untuk sementara tidak melayani proses-proses adminitrasi, setelah ditemukan adanya satu pegawai ASN yang berdinas di kantor tersebut dinyatakan positif Covid-19.

“Ya betul ada satu pegawai Kantor Pengadilan Agama yang dinyatakan positif,” ujar Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan Rizal Effendi saat diwawancarai awak media, Kamis (26/11/2020).

Dijelaskannya, telah menjadi standar operasional prosedur (SOP) dari Satgas, jika ditemukan adanya kasus positif Covid-19 di perkantoran, agar untuk sementara waktu kegiatan di kantor tersebut dihentikan dulu.

“Begitu juga dengan tracing akan dilakukan terutama mereka yang kontak erat dengan pasien yang pertama kali dinyatakan positif,” jelasnya seusai pres rilis.

Ditambahkannya, proses tracing bisa cepat dilakukan dan mendapat dukungan semua pegawai kantor agar kooperatif, mengingat aktivitas kantor pengadilan agama yang juga bersentuhan langsung dengan masyarakat banyak terutama dalam proses-proses adminitrasi contohnya mengurus perceraian.

“Kami berharap dua atau tiga hari ke depan proses tracing bisa selesai dilakukan, yang penting segera berkoordinasi dengan Satgas atau Dinas Kesehatan Kota agar hasilnya bisa cepat diketahui,” urainya.

Hal itu dibenarkan Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Balikpapan, Andi Sri Juliarty saat pers rilis penyampaian update kasus, Kamis (26/11) sore.

“Dari data kami satu pegawai di Pengadilan Agama positif. Memang lebih baik saat dilakukan tracking kantor ditutup dulu, sampai nanti tracking selesai pelayanan baru dibuka lagi,” katanya.

Kantor Pengadilan Agama yang terletak di jalan Syarifuddin Yoes, Sepinggan, Balikpapan Selatan itu akan membuka kembali layanannya pada Senin 30 November 2020.

“Karena hasil swab sudah cepat, kami harap lusa sudah selesai. Tergantung juga kooperatifnya kontak erat untuk segera melakukan swab,” ujarnya.

Wanita yang kerap disapa Dio itu menambahkan, pihaknya telah memanggil orang yang kontak erat dengan pasien positif di Pengadilan Agama.

“Kami saat ini baru mentracking pihak keluarga, dari pegawainya belum. Mohon segera hubungi kami DKK,” ungkapnya. #

Wartawan: Thina

Comments are closed.