BeritaKaltim.Co

Swab Test Bagi KPPS Balikpapan Dipusatkan 10 Titik

BERITAKALTIM.CO- Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan melakukan tes SWAB hingga dua hari kedepan. Tes SWAB dipusatkan di 10 titik pelaksanaan di puskesmas yang tersebar di Kota Balikpapan.

Menindaklanjuti hasil tes rapid terhadap 1.031 anggota Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) dan 132 calon pengawas TPS yang dinyatakan reaktif.

Pada hari ini, pengambilan sampel spesimen dilaksanakan di wilayah Balikpapan Utara (Puskemas Batu Ampar dan Karang Joang), Balikpapan Kota (Puskesmas Prapatan dan Labkesda), dan Balikpapan Tengah (RSUD Beriman dan Puskesmas Mekar Sari).

Untuk hari kedua dijadwalkan di wilayah Balikpapan Barat (Puskesmas Baru Tengah dan RSIA Sayang Ibu), Balikpapan Timur (Puskemas Manggar Baru), dan Balikpapan Selatan (Puskesmas Gunung Bahagia).

Walikota Balikpapan Rizal Efenddi memantau langsung tempat dilakukan pengambilan test swab yang dilakukan di Puskesmas Mekar Sari, Selasa (1/12/2020).

” Mudah-mudahan semua negatif. Karena dari keterangan KPU, jika hasil mereka positif maka tidak bisa bertugas pada pelaksanaan Pilkada mendatang,” ungkap Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi saat memantau pengambilan sampel spesimen.

Sementara itu juru bicara Satgas Covid-19 Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, Hasil rapid test KPU ditemukan 1.031 orang yang reaktif atau sama dengan 7,6%. Dan hasil rapid tes calon pengawas TPS dari Bawaslu terdapat 132 yang reaktif atau sama dengan 8%. ” Jadi total jumlah yang reaktif jadinya 1.163 orang”, paparnya.

Dijelaskanya, dari hasil tes rapid kedua yang dinyatakan reaktif tersisa sebanyak 768 orang. Sehingga mereka yang tetap reaktif di tes rapid kedua inilah yang wajib mengikuti tes SWAB sebelum dinyatakan lolos sebagai petugas penyelenggara pemungutan suara di Pilkada serentak 9 Desember mendatang.

“Untuk hari ini kami siapkan beberapa lokasi tes SWAB. Yakni di RSUD Beriman, puskesmas Prapatan, Mekar Sari, Batu Ampar dan Karang Joang. Sementara sisanya akan dilaksanakan besok (02/12) di 10 lokasi,” jelasnya.

Ditambahkannya, pihaknya sudah menyerahkan jadwal pelaksanaan tes SWAB kepada KPU dan Bawaslu sebagai instansi pelaksana pilkada di Balikpapan. Termasuk meminta kedua lembaga tersebut memberitahukan kepada petugas KPPS dan pengawas TPS untuk melakukan isolasi secara mandiri sebelum mengikuti tes SWAB.

“Jadwal sudah kami serahkan ke KPU dan Bawaslu untuk diberitahukan ke yang bersangkutan. Juga kami sarankan isolasi mandiri dulu sambil menunggu hasil SWAB keluar. Paling cepat besok sudah ada,” tuturnya.

Adapun bagi peserta yang dinyatakan positif hasil tes SWAB-nya, tambah Dio, akan diarahkan mengikuti isolasi di fasilitas yang disediakan pemerintah. Yakni di wisma dan embarkasi haji Batakan. Sedangkan mengenai status mereka sebagai penyelenggara pilkada akan ditentukan oleh KPU dan Bawaslu kemudian.

Sementara itu, Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan melaporkan hari ini (1/12/2020) terdapat penambahan 22 terkonfirmasi positif, 18 selesai isolasi, dan 1 kasus meninggal dunia. #

Wartawan: Thina

Comments are closed.