BeritaKaltim.Co

Kasus Acara “Pengantin Positif Korona”, Bisa Berujung Pidana

BERITAKALTIM.CO- Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan membawa kasus pengantin terkonfirmasi positif yang nekad menggelar resepsi pernikahan ke ranah pidana karena melanggar protokol kesehatan.

“Kita lagi berkonsultasi dengan kepolisian, ada kemungkinan yang bersangkutan akan kita tindaklanjuti pelanggaran protokol kesehatan secara pidana,” ujar Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan Rizal Effendi, Selasa (08/12/2020).

Satgas Penanganan Covid-19 juga telah mencegah rencana pengantin menggelar proses unduh mantu dengan menempatkan Satpol PP. “Saya sudah tempatkan petugas di rumahnya melarang orang datang ke rumahnya,” ujarnya.

“Tadi rencananya pengantin ini akan ngunduh mantu tapi oleh kita tadi tendanya mau kita bongkar, akhirnya dibongkar sendiri,” ujarnya.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty mengungkapkan, karena sudah menjadi perhatian publik dan viral di media sosial, pengantin perempuan telah diminta melakukan swab test kontrol.

Meskipun menurut Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 413 Tahun 2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan bahwa swab kontrol setelah 10 hari menjalani isolasi mandiri tidak diatur.

“Karena ini menjadi perhatian masyarakat banyak, maka kita anjurkan swab test. Supaya tidak ada keresahan di masyarakat. Dan kita menunggu hasilnya besok,” ujarnya.,

Puskesmas Klandasan Ilir dan Sumber Rejo telah diminta membuka layanan rapid test. Hal ini dikarenakan Klandasan Ilir merupakan tempat domisili pengantin perempuan dan Sumber Rejo domisili pengantin pria.

Walaupun ada beberapa tamu dan undangan yang menyatakan, telah swab test dan hasilnya negatif. Namun Kepala Dinas Kesehatan itu tetap meminta mereka yang kontak erat tetap rapid test. Karena masa inkubasi 14 hari.

“Kami lihat di media sosial saya negatif kok, saya sudah swab. Kan masa inkubasi 14 hari. Jadi kami mengharapkan kontak erat tetap melakukan isolasi. Walaupun swab yang satu hari itu menunjukkan negatif jangan kita berlega hati,” ujarnya

“Kami melihat di media sosial, ada perias pengantin, ada MC yang mengaku sudah swab kemarin di Siloam, Cuma kami arahkan kalau belum 24 jam dilakukan swab bisa jadi negatif. Jangan kita berlega hati, saran kami semua kontak erat isolasi”. #

Wartawan: Thina

Comments are closed.