BERITAKALTIM.CO- Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan terus memantau perkembangan klaster pengantin di Sepinggan. Sampai hari ini (20/12/2020) jumlah kasus tertular bertambah dari 12 kasus, sehingga seluruhnya jadi 16 kasus.
“Sebagian besar sudah menjalani isolasi mandiri di Asrama Haji,” tutur Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty.
Selain itu pihaknya masih menunggu hasil dari tracing lainnya. Saat ini masih ada 3 orang yang menunggu hasil.
Sebelumnya, dari pengantin yang terkonfirmasi positif, tracing dilakukan di tingkat keluarga dan teman. Untuk keluarga terbagi 2 kelompok besar, ada yang tinggal di Sepinggan dan di Markoni sehingga ditracing oleh 2 Puskesmas wilayah masing-masing.
Di lain hal, jumlah kasus terkonfirmasi positif di Kota Balikpapan hari ini bertambah 57 kasus, 37 selesai isolasi, dan 1 kasus meninggal dunia.
Selain perkembangan klaster pengantin yang perlu menjadi perhatian, ada klaster pekerja migas yang juga mengalami peningkatan. Dari 5 perusahaan migas jumlah kasusnya mencapai 22 orang.
“Selain itu ada juga satu klaster pelaku perjalanan, dan dua ibu hamil. Masyarakat kami imbau untuk meningkatkan kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan pada setiap kegiatan,” katanya.
Satgas juga menerima informasi kasus meninggalnya mantan Kadinkes Kukar dr Hj Emmy Dasilah DA setelah terkonfirmasi positif di Kukar, dimakamkan di Balikpapan karena keluarga di Balikpapan. #
Wartawan: Thina
Comments are closed.