BERITAKALTIM.CO- Memasuki hari libur perayaan Natal dan Tahun Baru 2021, Wali Kota Samarinda selaku Ketua Satgas Covid-19 Syaharie Jaang mengeluarkan surat edaran, Senin lalu terkait penegakan protokol kesehatan.
Surat edaran Walikota Samarinda yang diterbitkan tersebut menyampaikan terkait instansi pemerintah dan swasta dianjurkan agar tidak turut menyelenggarakan perayaan Natal dan tahun baru.
Hal ini juga berlaku bagi pemilik usaha seperti kafe-kafe, tempat hiburan malam (THM), karaoke dan hotel-hotel. Mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang belum mereda, apalagi Kota Samarinda sudah masuk dalam kategori penyebaran transmisi lokal.
Perayaan Natal 2020 dimbau tidak digelar secara berlebihan dan tak membuat kerumunan dalam jumlah besar, termasuk saat malam Tahun Baru 2021.
Hal ini turut dipertegas oleh Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arif Budiman saat ditemui awak media usai rapat koordinasi bersama dengan instansi-instansi terkait bersama Kapolsek, Kodim, Kepala Dinas serta para pelaku usaha yang ada di Kota Samarinda, di Aula Wira Pratama Lantai II Polresta Samarinda, Rabu(23/12/2020).
Dalam kesempatan itu, Arif menyampaikan pihaknya beserta para peserta rakor yang hadir sepakat untuk tidak mengadakan acara saat malam pergantian tahun sama seperti tahun sebelumnya. Diakatakannya hal ini pun sama seperti yang dilakukan Kota Balikpapan.
“Tadi mereka juga sudah memberitahu kami dalam rakor ini, tidak akan melakukan kegiatan sama sekali. Untuk kafe seperti di Tepian Mahakam dan Citra Niaga hanya buka sampai pukul 21.00 WITA,” bebernya.
Lebih lanjut, Arif menambahkan pada saat malam Tahun Baru pihak Kepolisian akan melakukan patroli. Jika ditemukan ada para pelaku usaha maupun masyarakat yang masih melanggar aturan tersebut, pihaknya akan langsung melakukan pembubaran.
“Kalau masih ada yang melakukan kegiatan dan membuat kerumunan, termasuk acara pernikahan, kami akan melakukan tindakan tegas dan terukur, karena jelas sudah ada edarannya. Yang melanggar bisa saja sampai diberikan sanksi pidana.” tegasnya. #
Wartawan : Ahmadi
Comments are closed.