BeritaKaltim.Co

Lawan Covid-19, PHM Bantu Paket Alat Kesehatan

BERITAKALTIM.CO- PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) dengan dukungan SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Indonesia selaku induk perusahaan, terus berpartisipasi dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di sekitar wilayah operasinya, antara lain dengan memberikan bantuan berupa paket alat kesehatan untuk tenaga medis di Kota Balikpapan.

Bantuan yang diberikan terdiri dari masker N95, face shield dan baju hazmat senilai Rp 60 Juta yang diserahkan oleh General Manager PHM, Agus Amperianto, kepada Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi, di rumah dinas Walikota Balikpapan pada Kamis (24/12/2020).

Agus Amperianto berharap, kontribusi ini dapat mendukung upaya Pemerintah Kota Balikpapan dalam mengendalikan penyebaran COVID-19.

“Sebagai perusahaan yang berkantor di Balikpapan, PHM terlibat secara aktif dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 bersama para pemangku kepentingan terkait,” katanya.

Dibeberkan Agus, Ini bukan kali pertama PHM membantu Pemkot Balikpapan. Sejak awal pandemi, PHM bersama SKK Migas telah aktif memberikan bantuan, berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di Kota Balikpapan, seperti PMI, BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup, beberapa kelurahan, dan RSUD Balikpapan.

“Bantuan yang diberikan berupa Alat Pelindung Diri (APD) kesehatan, fasilitas tempat cuci paket bantuan bahan pangan,” akunya.

“PHM juga tergabung dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Balikpapan dan berpartisipasi dalam program penyemprotan disinfektan massal meliputi 6 kecamatan di Balikpapan,” tutupnya.

Sementara itu Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengapreasi dan berterima kasih kepada PHM atas bantuannya pada pemerintah kota dalam penanganan Covid-19 Balikpapan.

Rizal menginginkan PHM agar lebih memperketat penerapan protokol kesehatan agar angka penambahan covid-19 bisa ditekan seminimal mungkin dan penanganan lebih efektif, dengan menganjurkan melakukan Test PCR bagi karyawan yang akan turun ke lapangan .

”Penanganan lebih efektif dengan lakukan pemeriksaan PCR bagi karyawan yang akan turun ke lapangan. Jika mau ke Balikpapan harus PCR ditempat asal,” harapnya. #

Wartawan: Thina

Comments are closed.