Tahun 2021 Pemkot Balikpapan Menghentikan Bansos Covid-19

oleh -196 Dilihat
Situasi saat konferensi pers akhir tahun Pemkot Balikpapan di Aula Pemkot Balikpapan.

BERITAKALTIM.CO- Pemerintah Kota Balikpapan memutuskan untuk menghentikan bantuan sosial (bansos) yang diberikan kepada warga terimbas Pandemi Covid-19 pada tahun 2021 mendatang.

Kepala Dinas Sosial Kota Balikpapan Purnomo mengatakan, mulai tahun 2021 mendatang Pemerintah Kota sudah tidak lagi mengalokasikan anggaran Bansos bagi warga terdampak Covid-19. Dikarenakan Pemkot telah menyalurkan bantuan sosial bagi warga terdampak Covid-19 sebanyak 7 tahapan pada tahun 2020 ini. Hal inilah dianggap cukup untuk membantu warga terdampak.

“Tahun depan sudah tidak ada, karena kita sudah tujuh kali di tahun 2020 ini,” ujar Purnomo saat konferensi pers akhir tahun di aula Pemkot, Senin (28/12/2020).

Ia menambahkan untuk bansos diluar anggaran Pemkot seperti dari pemerintah pusat yakni Program Keluarga Harapan (PKH) tetap akan diberikan untuk tahun 2021. Sedangkan Bansos dari provinsi masih menunggu arahan apakah tetap dianggarkan atau tidak di tahun 2021.

“Bansos tahun depan tidak ada, yang tetap dilanjutkan adalah Bansos yang berasal dari pusat sedangkan dari propinsi masih menunggu arahan,” katanya.

Dijelaskannya selama 2020 lalu pemkot Balikpapan sudah menyalurkan bansos selama 7 tahap sejak April hingga November dengan pemberian bantuan berganti mulai dari sembako hingga ke bantuan tunai berupa uang kas.

Total anggaran yang telah dialokasikan untuk membiayai penyaluran bantuan sosial bagi warga terdampak Covid-19 tercatat mencapai Rp 40 miliar pada APBD Kota Balikpapan murni 2020 dan Rp 40 miliar pada APBD Perubahan Kota Balikpapan 2020.

Dengan alokasi masing-masing Rp 250 ribu per kepala keluarga. Total penerima bantuan sosial tercatat mencapai 69 ribu kepala keluarga. #

Wartawan: Thina

No More Posts Available.

No more pages to load.