BeritaKaltim.Co

Mulai Senin Masuk Balikpapan Wajib Rapid Test Antigen

BERITAKALTIM.CO- Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mulai Senin (4/1/2021) memberlakukan rapid test antigen bagi pendatang yang masuk ke Balikpapan melalui Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan sebagai upaya penekanan penyebaran covid-19.

“Surat edaran akan kami sampaikan titik-titik keberangkatan melalui Angkasa Pura,” ujar Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi.

Dijelaskannya, untuk sementara yang berlaku masih jalur udara menggunakan rapid antigen, sedangkan untuk jalur laut masih akan dikoordinasikan kembali.

“Jalur laut belum kami putuskan masih akan dibahas lagi, jalur udara dulu yang kami pakai mulai Senin (4/1/2021),” jelasnya seusai rapat koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Balikpapan beserta OPD dan unsur terkait di aula Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan, Sabtu (2/1/2021).

Ia mengatakan keberangkatan ke Jakarta, Surabaya, Palu, Yogyakarta, Berau dan beberapa daerah yang masuk Balikpapan melalui jalur udara juga menggunakan rapid antigen.

“Semua jalur udara yang masuk bandara Balikpapan harus menggunakan rapid antigen,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan dr Andi Sri Juliarty menyampaikan kenaikan angka terkonfirmasi positif periode Desember 2020 lebih tinggi dari Agustus 2020.

“Tantangan ke depan kami harus menyusun strategi, jangan sampai prediksi dari beberapa pakar bahwa puncak itu pada 14 Januari 2021 harus ditekan,” urainya.

Salah satu strategi untuk menekan angka terkonfirmasi positif Covid-19 di antaranya memberikan edukasi dan promosi kepada masyarakat lebih didetailkan lagi bukan hanya 3 M yakni menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Tetapi ditambah aktivitas masyarakat keluar rumah yang tidak penting,” ujarnya.

Kemudian juga, Surat Edaran Wali Kota Balikpapan yang sedang disusun untuk menjaga pintu-pintu masuk Balikpapan dengan pemberlakuan syarat rapid antigen.

“Sementara bandara dulu dan untuk pelabuhan belum. Nanti sambil pelan-pelan karena sangat besar dan tenaga kami masih kurang,” ungkapnya.

Menurutnya, pemeriksaan rapid test antigen tingkat akurasinya di atas 50 persen. “Kami sudah buktikan hampir 90 persen rapid antigen positif, maka swab PCR nya pun positif. Jika diberlakukam se Indonesia, maka kabupaten dan kota akan saling menyelamatkan penumpang yang positif akan terskrining,” katanya.

Peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tidak terdeteksi dari kluster mana yang menonjol, karena sudah tercampur baur.

“Sudah bercampur baur, masih dari orang-orang yang melakukan perjalanan menularkan ke keluarga. Kemudian dari kegiatan yang rata-rata yang ada perkumpulan,” urainya.

Perkembangan Kasus Covid-19 Kota Balikpapan Jumat 2 Januari 2021, terdapat penambahan 92 kasus positif, 52 selesai isolasi dan terdapat 2 kasus meninggal dunia sehingga total kasus mencapai 6.083.

Adapun kasus yang menonjol berasal dari kluster migas dan tambang terutama pekerja sub kontrak dan pelaku perjalanan.

“Satgas berharap lebih ditingkatkan skrining test dan pengawasan pada pekerja sub kontrak. Kluster kasus juga ditemukan pada perusahaan properti lanjutan dari kasus perusahaan listrik, bank dan tenaga kesehatan puskesmas,” tutupnya. #

Wartawan: Thina

Comments are closed.