BERITAKALTIM.CO- DPRD Kota Balikpapan menyetujui jika diberlakukan rapid test antigen bagi penumpang yang berasal dari luar daerah sebagai upaya mengurangi penyebaran covid-19 di Kota Balikpapan.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Sabaruddin Panrecalle saat menghadiri rapat koordinasi di rumah jabatan Wali Kota Balikpapan, Sabtu (2/1/2021).
“Dari hasil rapat kami merujuk kepada gugus tugas pusat, lagi pula juga gubernur sudah menyampaikan ketika masuk ke Kaltim ini harus pengetatan. Saran dari teman-teman semua saat rapat tadi kami sepakat bahwa melakukan pemeriksaan test rapid antigen,” ujar politisi Partai Gerindra ini.
Dijelaskannya, rapid test antigen memang ideal karena kalau swab PCR prosesnya harus menunggu lama. “Jadi kami sepakat diterapkan hari Senin. Karena memang trendnya sekarang lagi tinggi-tingginya sekarang kasus covid-19,” katanya ketika ditemui awak media.
Ia meminta, penerapan kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi pendatang melalui jalur udara melainkan juga jalur laut harus diterapkan yang sama.
“Kami dari legislatif mengusulkan bukan hanya udara saja, jalur laut juga karena jumlah pendatangnya signifikan juga. Kami harapkan Senin besok diterapkan sama-sama jalur udara dan jalur laut. Kami usulnya begitu,” ujarnya.
“Lebih cepat lebih baik. Saya pikir itu langkah yang baik yang dilakukan pemerintah kota, kami DPRD setuju. Karena kita kan ekonomi mau berjalan, tapi kesehatan harus mengimbangi juga,” jelasnya.
Ia mengatakan, di Pelabuhan Semayang kapal laut yang bersandar bisa menurunkan penumpang 500-800 orang dan ini sangat berbahaya jika tidak dilakukan pencegahan dengan mewajibkan kantongi hasil rapid test antigen negatif.
“Berpotensi juga itu terjadi penularan. karena dari luar daerah itu masuk ke Balikpapan yang disampaikan antara 500-800 orang. Saya pikir tidak ada pengecualian, baik laut maupun udara dilakukan sama-sama,” ujarnya.
Bukan hanya menekan angka terkonfirmasi positif Covid-19 bagi pendatang yang masuk Balikpapan melalui Bandara SAMS Sepinggan, Sabarudin menuturkan kepada masyarakat Balikpapan menjaga imunitas tubuh. Walaupun sebenarnya, Sabarudin sebelumnya berharap menyambut Tahun Baru 2021 dengan kehidupan yang baru dan Covid 19 berlalu akan tetapi justru malah meningkat.
“Dari awal sudah saya sampaikan apa indikator orang bisa menyerang Covid ini, saya pikir imunitas harus nomor satu yang terjaga, (walaupun,Red) kami sudah lakukan jaga jarak, memakai masker, mencuci tangan,” urainya. #
Wartawan: Thina
Comments are closed.